[Oleh-Oleh dari Tenggarong] Yang Unik dari Balikpapan ke Tenggarong Agustus 3, 2009
Posted by ekojuli in PRIVATE, SEPUTAR BALIKPAPAN.Tags: balikpapan unik. tenggaraong unik, erau, kuati, kutai kartanegara
4 comments
Ini dia oleh-oleh perjalanan saya dari balikpapan ke tenggarong…
pertamax
.
di tenggarong ada tulisan acecoris… entah yang bener gimana..

acecories
keduax…
.
yang bener kash atau khas???

kash atau khas??
.
ketigax
.
ini maksudnya es dogger???
.

es dogger kamsudnya???
.
lanjutttttttttttt…
.
emang ada merk motor susuki??
.

susuki
cukup konyol klu kita kasih nama depot MANOHARA…
lebih konyol lagi klu kita bikin lagi di sampingnya…
DEPOT TENGKU FAHRY…

yANG DIBAWAH INI DI JEPERET DI UJUNG JEMBATAN MAKAHAM..
Ada warung disitu….
cukup menarik…. ISOKU NIKI
Orang jawa kelahiran jepang
Isoku Niki itu bahasa jawa atau bahasa jepang???
artinya???

ISOKU NIKI
INI YANG DI JEPRET DI BALIKPAPAN:
LIAT NIH….
“DIUAL” TUH ARTINYA APA????

diual
.
LAGIIIIIIIIIIII…
.

OPEN ATAU OVEN???
Mengunjungi Wanawisata Km.10 Balikpapan Juli 29, 2009
Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN.Tags: balikpapan, hutan wisata, km 10 balikpapan, monyet, wana riset, wanan wisata balikpapan, wanawisata, wisata balikpapan
1 comment so far
Perjalanan dari Samarinda – Balikpapan sepanjang 120 KM biasa ditempuh kurang lebih 2 jam. Sebenarnya sayang juga kalau cuma dilewati bergitu saja. Kalau perjalanan anda santai, tidak diburu jadwal shooting… weleh… ada baiknya singgah dibeberapa tempat di sepanjang Samarinda – Balikpapan.
Baiklah… beberpa tempat yang bisa dikunjungi…
Warung Tahu Sumedang di Km 50
Lumayan buat melepas penat setelah melalui setengah jam perjalanan…
Menu andalan yahhh sesuai namanya tahu sumedang. Orang-orang yang berjualannya pun fasih berbahasa sunda… Buat anda yang menyukai masakan berselera sunda pasti pas jika singgah disini. Ada juga gorengan khas sunda: ketan; nanas goreng; pisang goreng…

Tahu sumedang
gambar ngambil disini
Lanjuttt….
Wana Riset KM 38
Sebenarnya bukan pas di Km 38 tapi masuk lagi… kira-kira 30 menit lagi. Waktu saya masuk sana sih jalannya belum diaspal mulus… entahlah kalau sekarang..
Yang pasti sampai di wana riset disediakan cottage buat yang pengen menginap, kita juga bisa menikmatai hutan wisata, ada anggrek yang bisa juga kita beli, ada anggrek langka juga loh…, dannn iconnya sih jembatan tinggi yang menghubungkan pohon ke pohon untuk melihat pemandangan dari ketinggian

wana riset
Kolam pemancingan KM 19
Buat yang seneng mancing… ada kolam pemancingan yang beberapa kali saya kunjungi. Kolam Km 19.
Lengkap juga ikannya… Tinggal pilih. Klu ga bawa pancingannya ga majalah… bisa sewa ditepat kok… Begitu juga dengan umpannya.
Kami sendiri paling seneng mancing ikan patin… wehhh seru klu udah dapet… tarikannya luar biasa… kadang tali nilon-nya aja sampe putus loh…. Tangan saya sampe kebeler (luka tersayat) nilon waktu tarik2an…
Seru juga…
Klu males bawa pulang bisa dimasak di tempat… wuenak to….

pemancingan
Wana Wisata KM 10
Nah… sebenarnya dari tadi cerita muter-muter saya pengen cerita wana wisata ini…. Sewaktu perjalanan santai Samarinda-Balikpapan sama mamanya anak-anak, sama anak-anak juga, iseng-iseng nyeletuk, gimana klu kita mampir wanawisata Km 8 Balikpapan. Setujuuuuuuuuuuu… Aapalagi Rifqi sama Diva…
Sampai disekitar Km 10 pelan-pelan tengok ke kanan… mana jalan masuk ke wana riset… eh…. tau-tau sudah sampe KM 8… weh gimana nih…. lanjut pulang atau balik lagi…. Setelah nego sama anak-anak akhirnya…… Balik lagi…!!! (abiz saya penasaran juga lom pernah kesana)
Yaw dah… balik lagi…
Ehhh ketemu juga… jalan masuk nya kecil… papan namanya juga tidak terlalu besar
Jalan berbatu masuk kedalam menuju lokasi. Membuat hati ragu, kapan…. sampai lokasi… Ternyata tidak berapa lama sampai lokasi. Ada Loket pembayaran di lokasi wana wisata, tetapi tidak ada penjaganya… nah lo… Mungkin karena sudah sore. entahlah..

wanawisata
Meskipun masih tersisa kemegahannya tapi yang tertinggal disana sekarang tidak banyak. Tapi masih ada kok… kandang monyet… tersisa mmmmhhh 4 monyet aja tuh…. beberapa kandang kosong… Kata penjaga, beberapa monyet sudah mati. wahhh sayang juga…
Liat monyet-monyet dikandang, jadi mengingat-ingat dimobil ada apa yaaa yang bisa dimakan monyet… mhhhh tadi ada timun…. Seruuu Rifqi sama Diva berebut ngasih makan monyet-monyet….
Disana masih ada gedung pertemuan yang bisa dipakai atau disewa. Di taman ada beberapa permainan untuk anak-anak… ayunan, putar2an. lumayan Rifqi sama Diva senang juga bermain disana. Sampai-sampai nggak mau pulang… wah…
Hari sudah sore.. meski Rifqi dan Diva enggan pulang… ya kita memang harus pulang. Dengan janji lain kali kembali ke sini untuk bermain-main….
Yaw dahh lain kali ya Rifqi Diva….
Mana manyetnya Nak???
.

itu monyetnya Yah...
.

berebut makanan... lohhh bukan monyetnya yang berebut?
.

puterrrrrrrrr
.

Diva Besar Diva Kecil ; Sherly Besar Sherly Kecil
[salut] Pelayanan Prima Kantor Kecamatan Balikpapan Selatan Juli 28, 2009
Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN.Tags: balikpapan, kecamatan balikpapan selatan, kota balikpapan, ktp, pelayanan umum balikpapan, pembuatan ktp, pembuatan ktp balikpapan
2 comments

Untung sempat liat KTP jadi bisa tahu bahwa ternyata KTP sudah expired tepat 17 Juli lalu…
Mulailah sibuk-sibuk ngurus KTP baru… Ke Pak RT 29 katanya langsung ke kecamatan. Yaw dahhh berbekal surat keterangan RT plus KK langsung meluncur ke kecamatan Balikpapan Selatan.
Pagi tadi tepat jam 09.00 sampai di Kecamatan Balikpapan Selatan. Ruang tunggu cukup nyaman, ber-AC, petugas penerimaan juga ramah dan menyenangkan. Di dinding terpajang serfikat ISO 9001:2000 pantas saja pelayanannya bagus. Disudutt depan kiri terdapat tulisan Customer Complaint… weh jarang-jarang ada nih kantor pelayanan publik yang mempunyai korner untuk customer complaint
Setelah menyerahkan berkas berupa KTP yang udah expired, pengantar RT dan fotocopy KK… dapat deh nomor antrian … no 60 lucky number.
Baru duduk 5 menit sudah dipanggir di kasir untuk membayar. Wahhh cepet sekali…. Yang dibayarkan ya yang tertera di kuintasi… Rp. 25.000,- beberapa menit kemudian diapnggil untuk diambil pas foto. Wow… barangkali karena masih pagi jadi bisa secepat ini… tapi saya rasa klu sistem pelayanannya seperti ini, walaupun banyak yang membutuhkan pelayanan, tetap akan lacar dan efisien
Setelah itu?? Sudah…. selesai.
Mmmm cukup efisien… salut untuk Kantor Kecamatan Balikpapan Selatan. Saya tidak pernah ngurus di kantor Kecamatan yang lain, tapi setahu saya sih seluruh balikpapan administrasi dan pelayanan umum-nya bagus dan efesien.
Ternyata diantara berita tentang buruknya pelayanan publik di Indonesia, ternyata masih ada pelayanan prima di sudut negeri ini.
Salut juga untuk Balikpapan… i love this lovely city.
SAMSAT VS PDAM BALIKPAPAN Juni 26, 2009
Posted by ekojuli in PRIVATE, SEPUTAR BALIKPAPAN, YANG TERCECER.Tags: balikpapan, keluhan pelayana publik, PDAM Balikpapan, pelayanan publik, sambungan PDAM, samsat, samsat balikpapan, transparansi
4 comments
Transparansi VS Intransparansi
Salut untuk SAMSAT Balikpapan
Kira-kira seminggu yang saya baru ngurus perpanjangan STNK 1 tahun. Sebetulnya ngga asing saya keluar masuk samsat balikpapan, karena beberapa urusan SNTK mobil kantor selalu saya urus sendiri. Baiklah, lanjut… begitu masuk, didepan terpasang tulisan besar tentang waktu yang diperlukan untuk pengurusan surat-surat kendaraan.
* Perpanjangan STNK 1 tahun : 30 Menit
* Perpangan STNK 5 tahun : 1 x 24 jam
dst….
Sebetulnya di instansi lainpun kadang ada juga tulisan macam begitu. Masalahnya kadang pelaksanaanya tidak seperti yang tertulis. Dan masyarakat maklum (atau dipaksa maklum). Padahal sadar atau tidak sadar meraka digaji oleh pajak yang dibayarakan masyarakat.
Masuk dipintu samsat tidak ada calo yang menawarkan jasa pengurusan. Masuk ke ruang ber-AC, langsung berhadapan dengan petugas bagian pembagian formulir pengurusan. tentu saja sebelumnya telah saya siapkan syarat-2nya. KTP dan fotocopynya, BPKB dan fotocopy-nya, STNK dan fc-nya. Dah…
Setelah isi berkas, langsung masuk ke petugas pemrosesan. tepat jam 10.05 Wita. Mendapat nomor antrian, langsung duduk manis menunggu di kursi yang disediakan. Di sana juga disediakan dispenser air minum… lumayan nyaman…
Di Lobby juga ada seorang perwira jaga (klu di perusahaan mungkin duty manager kali yaaa) yang siap membantu jika ada pengguna jasa yang kesulitan. Di meja penerima berkas tertulis, TIDAK DIPUNGUT BIAYA. Mhhh NICE..
jam 10.15 nomor antrian diapanggil untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Dibayar tepat seperti yang tercetak dikuitansi pembayaran… Mhhh so far so good. no complaint…
jam 10.30, dipanggil lagi untuk mendapatkan STNK yang sudah diperpanjang 1 tahun.. Mhhh lebih cepat 5 menit dari yang mereka tetapkan.. 30 menit…
Salut untuk SAMSAT Balikpapan…
PELAYANAN PDAM TIDAK MEMUASKAN
Lain SAMSAT, lain juga PDAM Balikpapan. Rumah kami memang belum ada sambungan PDAM. Sempat “ngurus” ke PDAM, dan masuk daftar tunggu untuk pemasangan. Berapa lama? Entahlah… Jawab PDAM. Bisa 3 bulan… bisa empat bulan…
Di lingkungan saya (katanya) memang belum pipa induk untuk dipasang sambungan. Warga sudah mendaftar untuk dipasang pipa induk. Katanya juga masuk daftar antrian. Entah kapan hendak dipasang.
Trz… klu mau cepat yang bayar 12 juta untuk sambungan pipa induk. Berapa biaya sebenarnya? Ya nggak tahu… Hanya PDAM dan Tuhannya saja kali yang tau… Tapi baiklah… kita ikuti permainannya… Warga beramai-ramai mengumpulkan dana untuk pasang pipa induk…
akhirnya… terpasang.. Sudah selesai? belummmm!!!
Kita masing menunggu antrian untuk memasang sambungan dari pipa induk ke rumah masing2. Konon… harus membayar 1,4 juta per rumah… OK!! (Sampai sekarang tidak pernah tau juga berapa sebenarnya biaya bersambungan…) Baiklah, kami siapkan dana 1,4 juta untuk memasang. Kapan?? Lagi-lagi entah kapan… Bisa 3 bulan bisa empat bulan… (Gimana sih ini???)
Kabar terakhir… kalau beberapa warga mau mengumpulkan lagi masing-masing 300 ribu lagi tambahan dari yang 1,4 juta tadi.. maka seminggu juga udah ngalir… Lho???
PDAM, menurut saya kurang transparan… katanya nunggu antrian…( tapi di Kantor saya ngurus… hari ini bayar 3 juta besoknya langsung ngalir….!!!! Resmi PDAM…)
Bagaimana Pak Saufan (direktur PDAM Balikpapan) ??? Bisa Berani lebih transparan PDAM???? Masa mau begitu terus… Udah ketinggalan jaman tuhhh… Bisa seperti SAMSAT??? (Lho gw udah ky bos aja merintah direktur??? eitttttttt ingat… Saya rakyat lohh…. darimana gaji kalian?? Pajak kami!!! berarti ber hak dong saya minta pelayanan lebih baik??)
BISA NGERASAIN TOP POST DI WORDPRESS… Juni 5, 2009
Posted by ekojuli in PRIVATE, SEPUTAR BALIKPAPAN, YANG TERCECER.Tags: blog terhangat, dashboard wordpress, id.wordpress, top post, tulisan terhangat, wordpress
3 comments
Wekekek…. ketawa dulu….
Saya yakin bagi anda, hal ini sudah biasa…tapi saia sebagai Nyu-bie… wahhh bangga juga bisa nangkring di di blog terhangat dan tulisan terhangat -nya WordPress…

Narsis banget sih… Cuman nangkring di dashboard WordPress saja di post…. halah
wes ben ae wes…!!!
[mitos] KEPUHUNAN Mei 26, 2009
Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN, UMUM.4 comments
[KEPUHUNAN] Kepercayaan Lokal Kalimantan (Timur)

kaltim
Coba saya artikan sepengetahuan saya (CMIIW), KEPUHUNAN (dialek Banjar dibaca kepohonan) merupakan Folk Belief (mohon diluruskan jika salah) atau kepercayaan masyarakat lokal bahwa ketika seseorang ditawarkan makanan, sebaiknya pihak yang ditawarkan haruslah “nyantap” atau mencicipi secuil sedikit makanan yang ditawarkan tersebut. Jika tidak dilakukan orang, maka diyakini akan terjadi sesuatu yang buruk akan menimpa orang yang tidak nyantap tersebut. Sesuatu yang buruk yang dimaksud mungkin berupa kecelakaan, musibah, atau dihubungkan dengan gangguan atau “penampakan” makhluk halus.
Specially, makanan atau minuman yang sangat bertuah dan “wajib” disantap berupa ketan, nasi kuning, dan kopi. Tetapi menurut keyakinan lokal, tetap… hampir semua makanan bisa mengakibatkan “kepuhunan”. Pada prakteknya, penduduk lokal otomatis akan menawarkan makanan yang akan dia makan, dan yang ditawari “harus” nyantap (mencicipi) sedikit makanan yang ditawarkan tersebut. Jika makanan yang ada tersedia cukup banyak, jika kita suka, kita bisa mengambil sepotong dua atau yahhh… seperti bertamu biasanya…. Jika kita tidak ingin makan karena sesuatu hal, maka kita bisa “nyantap” saja. Misalnya si A sedang makan pisang goreng, didekatnya ada si B, maka sebelum menggigit si A akan menawarkan si B untuk “nyantap”. Maka si B akan mencuil sedikit (benar-benar secuil bahkan tidak akan terasa dilidah, karena hanya untuk menghindari kepuhunan tersebut) pisang goreng tersebut.
Kejadian unik, ketika saya pertama kali meginjakkan kaki di bumi Kalimantan, kira-kira sepuluh tahun yang lalu. Ketika dijemput teman di pelabuhan, saat itu teman saya sedang akan makan makan pisang goreng. Seperti biasanya sesuai kebiasaan, dia menawarkan saya untuk “nyantap” (maksudnya secuil aja), karena ketidaktahuan saya, tanpa dosa, saya ambil sepotong pisang goreng yang ada ditangan teman saya tersebut. Bagi saya waktu itu, saya menghargai, pemberian teman saya itu. Saya bahkan tidak sempat memperhatikan betapa terbengongnya teman saya, ketika saya mengambil sepotong pisang goreng yang ada ditangannya, yang seharusnya cuma “nyantap”. Saya tertawa lebar ketika sampai di rumah, teman saya dan keluarga bercerita tentang “kesalahan” saya tersebut…..
Masyarakat modern menilai hal ini sebagai tidak ilmiah, irrasional, atau tahyul. Meskipun kadang hal ini benar terjadi. Berkaitan dengan “kepuhunan” ini, suatu saat mertua saya bercerita tentang kecelakaan yang mengakibatkan vespa nya hancur, hingga mesinnya terbelah. Menurut dia, itu terjadi selepas pulang bertamu, disuguhi kopi, dan dia tidak “nyantap”. Maka terjadilah “kepuhunan” itu. Bahkan dia dengan penuh semangat menceritakan beberapa kejadian lain yang sejenis, yang berhubungan sengan “kepuhunan”
Sadar atau tidak sadar, kadang mitos dan kepercayaan masyarakat lokal, sarat akan kearifan lokal. Mengandung unsur-unsur keharmonisan antar sesama manusia dan manusia dengan alam lingkungannya. Saya menulis ini semata-mata hanya ingin “memotret” budaya kepercayaan masyarakat lokal Kalimantan Timur ( mungkin kalimantan selatan juga). Saya rasa tidak perlu dipertentangkan dengan nilai-nilai lain, biarlah budaya lokal ini menjadi kekayaan budaya nusantara.
Ada yang mau cerita tentang budaya atau folk belief yang lain?
Biskuit Apollo Ber-Melamin Maret 30, 2009
Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN.6 comments
Baru baca Tribun Balikpapan pagi ini lumayan terkejut. Ternyata Biskuit Apollo itu mengandung melamin yang berbahaya bagi kesehatan. Trz cari refrensi di tempat mbah google, wehh …. ternyata bener…

Di Kalimantan Timur khususnya di Balikpapan, Biskuit Apollo produksi malaysia ini memang terkenal dan di mudah didapatkan. Ya, karena letak propinsi ini yang langsung bersebrangan dengan negara tetangga malaysia. Malah konon biskuit ini sering dijadikan oleh-oleh bagi para penduduk kaltim yang akan punag kampung.
Bahwa ternyata biskuit ini mengandung melain dan berbahaya wahhh tentu mengejutkan. Bahkan mungkin banyak yang belum tahu nih….
Tentang bahaya melain coba saya tulis lagi beberapa kutipan:
Melamine adalah bahan beracun yang digunakan untuk membuat plastik dan pupuk.
Kandungan kimia pada susu terkontaminasi dengan bahan plastic dan sejenis pupuk dapat menyebabkan pengerasan ginjal yang akhirnya akan menyebabkan korban menderita gagal ginjal.
Melamine mengandung kadar nitrogen cukup tinggi dan mampu menyamarkan produk sehingga nampak mempunyai kadar protein lebih tinggi. Tujuan ini adalah para suplayer berupaya mengurangi biaya dengan menambahkan melamine ke dalam susu olahan untuk menutupi kekurangan akan kadar protein.
Melamine, bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik dapat menyebabkan batu ginjal bahkan gagal ginjal akut.
Weeeww… ngeri juga khan? Dan entah berapa banyak sudah biskuit itu mampir dalam perut gw dan keluarga…. Ini juga saya kutip tentang prosuden biskuit bermelain itu, dari situsnya dkk nunukan :
Berdasarkan surat tersebut kemudian Balai POM melakukan uji sample makanan terhadap beberapa produk ternyata positif mengandung melamin antara lain :
Nama Product : Munchy’s Lexus Peanut Butter
Jenis Produk : Biskuit
Kemasan : Plastik, 12 bungkus @ 21 gram
No. Registrasi : ML. 627101036576
Nama Produsen : Munchy’s Food Industries SDN-BHD,
Hasil Pengujian : Melamin 2,74 mg/kg
Nama Product : Apollo Golden Super BarJenis Produk Chocolate Wafer Cream, Biskuit coklat berkrim
Kemasan : Aluminimu Foil / 33 gram
No. Registrasi : –
Nama Produsen : Apollo Food Industries (M) SDN-BHD, Malaysia
Hasil Pengujian : Melamin 0,26 ppm (syarat : tidak terdeteksi)
Wahhh ayo kita kasih taw yang lain…
Buah Khas Kalimantan Maret 28, 2009
Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN.5 comments
Balikpapan Bulan ini lagi musim buah Duren nih… Banyak orang berjualan buah musiman di pinggir-pinggir jalan.
Saya buakn ingin cerita tentang Buah Duren atau Belah Duren, apalagi Duda Keren, tapi pengen cerita tentang Buah Lai. Buah yang Barangkali masih Saudara Sepupu Duren ini memang mirip buanget sama Duren. Tapi Lain lohh..
Rasanya tidak terlalu menyengat, aromanya agak “langu” (klu orang jawa bilang). Pertama kali merasakan sih agak aneh-aneh gitu…
Kalau pas dapet buah lai yang super… yaa wahh wuenak juga… mirip-mirip Duren lah… Namanya juga sepupu.
Coba perhatikan gambarnya:

buah lai
Kalau yang ini Namanya Buah Ihau… (ada sebagian di Kaltim bialang ini buah Duku). Rasanya dan bentuk daging buahnya mirip buah Lengkeng. Barangkali ini juga masih saudara sepupunya Lengkeng.
Ini gambarnya:

Kalau saya cerita Cempedak pasti sudah pada kenal, itu loh… sepupunya buah nangka… Tapi anda pernah ga makan kulit buah cempedak yang di goreng… mmm yummy juga lohhh. cobain deh…
Coba liat fotonya:

gbr dr: kerajaanbanjar.wordpress.com
KONVOI PEMBAWA JENAZAH DI BALIKPAPAN AROGAN Maret 25, 2009
Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN.Tags: iringan jenazah, iringan jenazah arogan, konvoi, kuburan. jenazah balikpapan, mobil jenazah, mobil jenazah balikpapan
6 comments
B

gambar dicomot di: yudhistira-official.blogspot.com
eberapa kali berpapasan dengan rombongan iring-iringan pengantar mobil jenazah di Balikpapan membuat saya mempunya kesan buruk terhadap budaya yang satu ini.
Terakhir beberapa hari yang lalu, sekitar jam 4 sore saya melintas jalan tembus dari Gunung Bakaran Sepinggan menuju Jl. MT Haryono Balikpapan. Saat itu saya berpapasan dengan mobil jenazah yang akan menguburkan jenazahnya di Kuburan Bukit Damai Indah. Dari jauh saya sudah melihat iring-iringan pengantar jenazah. Paling depan adalah rombongan motor. Dengan membawa bendera putih, mereka mengibar-kibarkan bendera sambir meminta kendaraan yang berada bersebrangan dengan mereka untuk berhenti.
Sebenarnya tanpa mereka suruh berhentipun pasti kendaraan dari seberang akan berhenti atau minimal memperlambat kendaraannya karena ada konvoy jenazah dari depan. Tetapi apa yang terjadi? Rombongan motor ini dengan “gagah berani” mengambil seluruh jalan sehingga kita dari seberang harus meminggirkan kendaraan sampai kadang harus keluar dari jalan. Dan kebanyakan pengendara motor ini juga tidak mengenakan helm. Di tikungan pun mereka mengambil jalur orang lain untuk menghentikan kendaraan dari depan. Yang saya khawatirkan adalah jika dari arah seberang ada mobil yang di tikungan memang tidak tahu akan ada konvoi di depannya akan menyebabkan kecelakaan yang merugikan kedua belah pihak.
Setelah konvoi lewat, saya lihat rombongan tidak cukup banyak untuk harus menghabiskan semua jalur jalan. Saya kok merasa agak berlebihan sikap yang demikian. Bahkan lebih dari rombongan pejabat yang kawal PATWAL.
Mengalami kejadian ini beberapa kali membuat saya berfikir apakah memang sudah budaya? memang selayaknya begitu? atau bagaimana?
Anda pernah mengalami hal ini? (jangan-jangan cuma saya yang mengalaminya…)














