jump to navigation

PAPA IKUT “MELAHIRKAN”-MU, NAK..!!! Januari 27, 2009

Posted by ekojuli in parenting, PRIVATE.
Tags: , , ,
trackback

PENGALAMAN MENDAMPINGI ISTRI MELAHIRKAN

Semalam ngomong-ngomong sama istri tentang materi blog, istri saya usul coba ditulis penmgalaman waktu mendampingi melahirkan. Memang dari kedua anak saya, saya ikut masuk dan mendampingi istri saya selama proses kelahiran.

KELAHIRAN RIFQI , tali pusar menjerat leher.

Ini sudah terjadi 5 tahun yang lalu. Lha, iya, wong anak saya saja sekarang sudah berumur lima tahun. Saya rasa ini pengalaman paling menegangkan seumur hidup saya. Bagaiamana tidak, ini kelahiran anak saya pertama. Dari awal saya merasa memang ada sedikit masalah dalam proses kelahiran. Selama proses si janin nggak maju-maju.

Hari itu tanggal 17 Agustus 2003, Jam 4 subuh istri saya sudah sakit-sakit mau melahirkan. (Istri saya nih seorang bidan jadi tahu juga tentang proses persalinan). Orang-orang sibuk merayakan 17 agustus -an, saya tegang dan sibuk mempersiapkan kelahiran anak pertama. Akhirnya kita berangkat ke klinik Kasih Bunda (sekarang Rumah Sakit Bersalin Kasih Bunda) Balikpapan. Kebetulan tempat bekerja istri saya juga. Istri saya memperkirakan jam 11 siang lahir.

Sampai sore hari kelahiran belum juga terjadi. Konstraksinya temponya kurang. Akhirnya bidan yang menolong memutuskan untuk dirangsang dengan obat. Obat dimasukkan melalui cairan infus. Dasar yang diinfus bidan, untuk mengurangi rasa sakit dia malah menjepit selang infus sehingga cairan infus terhambat. Si Bidan penolong (temannya sendiri) hanya tersenyum, sambil berkata,” Kalau di jepit terus kapan mau lahirnya?”

Singkat kata, jam 7 sudah pembukaan lengkap. Detik-detik kelharian tiba. Saya mendampingin setiap detik kelahiran anak pertama saya ini. Saya benar-benar tegang. Setiap detik terasanya sangat lama. Saya tahu benar betapa sakitnya proses melahirkan… Mulai dari kepala keluar… wahhh tegang…!!! Sakit..!! (lho kok saya yang merasa sakit??) Ternyata anak saya ini terlilit tali pusar sehingga, prosesnya suasah keluar. Tarik menarik dengan tali pusarnya.

Tapi akhirnya keluar juga… Wow… amazing!!!! Seorang baby kecil sudah menambah jumlah penduduk dunia. Semua tidak cuma bisa memenuhi dunia, tapi bisa berbuat banyak untuk keluarga, agama, negara, dan dunia….

Setelah “Rifqi” ini lahir… saya sudah plong. Padahal ternyata saya baru tahu belakangan bahwa ari-ari si baby rifqi tidak mau keluar dengan spontan. Ari-ari ini harus diambil secara manual. Dan itu lebih sakit daripada proses melahirkan itu sendiri. Wah…!!!

KELAHIRAN DIVA. lahir 4 Kg

Proses kelahiran anak kedua kami, Diva Maharani, terjadi di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan (istri saya juga pernah bekerja disini). Memang, tidak setegang menunggu proses kelahiran rifqi. Tapi Ketegangan itu masih sangat terasa.

Hari itu tanggal 4 Juli 2007. (Hari Kemerdekaan Amerika). Jam menunjukkan hampir tengah malam ketika istri saya kesakitan hendak melahirkan bayi kami kedua. Beruntung istri saya pernah bekerja di RSUD ini sehingga bisa menempari ruangan khusus, yang memungkinkan saya bisa masuk untuk mendampinginya melahirkan.

Sakin tegangnya… sampai-sampai saya ikut mengejan ketika istri saya di suruh mengejan. Anak kedua kami ini ternyata lebih besar dari anak pertama kami. Dia keluar 4 kg, wow..!!! Sehingga meninggalkan banyak jahitan pada jalan lahirnya. Bersyukur anak kedua, cewek, kami lahir dengan selamat. Pengalaman yang sangat menegangkan…!!!!

Kalau anda tahu bagaimana sakitnya proses melahirkan anda pasti akan lebih lebih menyayangi istri anda. Ceritakan juga kepada anak-anak anda.

Terima Kasih Ya Allah…

ANDA JUGA MENDAMPINGI ISTRI ANDA KETIKA MELAHIRKAN…!!!

Komentar»

1. michsan - Oktober 22, 2009

sangat heroik momorale nya pak, terutama bagi istri anda.smoga persalinan istri saya yg bulan depan mungkin diprediksikan, akan lancar dan kisah bapak sangat memotivasi saya u keep in side all time dalam menjelang dan proses persalinan nanti..thanks 4 this nice story…:)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: