jump to navigation

[GAWAT] 3 Pulau di Jual di Internet Agustus 27, 2009

Posted by ekojuli in HOT NEWS.
trackback

Pulau-dijual-dalam

wew… kedaulatan RI terus dirong-rong….

bagimana tidak…. diinternet tersebar penjualan 3 pulau di indonesia…

saya sebenarnya sudah pernah nonton tipi yahhh setahun lalu tentang penjulan pulau ini… ternyata kok ya masih ada ya??

coba cek beritanya disini:

3 Pulau Dijual, Mendagri Diminta Cek ke Lapangan
JAKARTA – Dijualnya tiga pulau di wilayah teritorial Indonesia dalam salah satu situs, membuat anggota DPR terkejut bukan kepalang. Menteri Dalam Negeri diminta menindaklanjuti kebenaran kabar ini dengan langsung mendatangi tiga pulau yang berada di Kepulauan Mentawai itu.

“Mendagri harus turun langsung ke lapangan mengecek kebenarannya ada tidak pulau itu, posisinya di mana. Kalau terbukti, pemerintah dalam hal ini Mendagri harus tuntut di Mahkamah Internasional,” kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/8/2009).

“Harus dicek disana sudah ada kegiatan apa saja, jangan-jangan sudah ada kegiatan orang asing di sana,” tuturnya lagi.

Pemerintah menurutnya harus mengambil sikap tegas jika hal ini terjadi. Namun bisa saja terdapat orang iseng yang mengaku-aku adanya penjualan tersebut.

“Karena kan di internet bisa saja ada penipu,” tukasnya.

Theo menegaskan, tak satupun pulau yang ada di wilayah Indonesia yang dapat dijual, dan dimiliki orang asing. Politisi asal Golkar ini juga meminta TNI AL untuk memperketat penjagaan di sekitar Kepulauan Mentawai.

“Tidak boleh ada lubang sedikitpun di NKRI,” tegasnya.(hri)
sumber okezone

lagi nih…

Ketua DPR: Penjual Pulau Harus Ditangkap

Elvan Dany Sutrisno – detikNews

Jakarta – Ketua DPR Agung Laksono memandang penjualan pulau merupakan penghinaan terhadap NKRI. Agung pun meminta penjual pulau ditangkap.

“Mana ada jual-jual pulau di Indonesia, penghinaan. Penjualnya harus ditangkap,” ujar Agung saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2009).

Agung meminta pemerintah mewaspadai upaya penjualan pulau. Hal ini penting mengingat pulau adalah kekayaan negara yang tidak boleh diperjualbelikan.

“Bupati dan walikota harus menjaga ketat, itu aset negara,” ujar Agung bersemangat.

Menurut Agung, menjadi kewajiban kita menjaga NKRI, termasuk keutuhan pulau-pulau nusantara.

“Pulau kok mau dijual. Ya tidak boleh, emang punya nenek moyangnya?” tegas Agung. (van/sho)
sumber: detik.com

Komentar»

1. cesarsidolisa - Agustus 27, 2009

ck.. ck.. ck..
siapakah yang harus bertanggung jawab menjaga keutuhan NKRI?

2. Hujan Sudah Mulai Turun « Blog Kang Kombor - Agustus 27, 2009

[…] perkara. Bulan puasa adalah bulan kita untuk sekolah sabar. Kita harus tetap sabar walaupun ada 3 pulau yang sudah dijual dengan harga murah sekali dan penghinaan Malaysia atas Lagu Indonesia Raya. Oh Malaysia…Jaga […]

3. Blogpreneur | Update Blog Terbaru - Agustus 27, 2009

[…] [GAWAT] 3 Pulau di Jual di Internet wew… kedaulatan RI terus dirong-rong…. bagimana tidak…. diinternet tersebar penjualan 3 pulau di indonesia… saya sebenarnya sudah pernah nonton tipi yahhh setahun lalu tentang penjulan pulau ini… ternyata kok ya masih ada ya?? coba cek beritanya disini: 3 Pulau Dijual, Mendagri Diminta Cek ke Lapangan JAKARTA – Dijualnya tiga pulau di wilayah teritorial Indonesia dalam salah satu situs, membuat anggota […] […]

4. PenulisDiary - Agustus 27, 2009
5. nurrahman18 - Agustus 27, 2009

sedih ya, para pemerintah “lamban” responnya…mengetahui siapa admin web itu aja rasanya sulitnya minta ampun, padahal hacker bertebaran dimana2…..dan kesannya para pemimpin saling lempar tanggungjawab, “saya tidak tahu”-lah, “bukan wewenang saya”-lah, ato hanya bilanng, sekali lagi hanya bilang “saya akan mengeceknya”…piufffff

6. feeds.bloggerpurworejo.com » [GAWAT] 3 Pulau di Jual di Internet - Agustus 27, 2009

[…] [GAWAT] 3 Pulau di Jual di Internet Filed under: Uncategorized — @ 9:19 am […]

7. Ifrit666 - Agustus 28, 2009

Ketua’e DPRD !!!!!!!
asem,.,.,.
pulau’e mbah’e po pye?????

8. Ivan - Agustus 28, 2009

ini gaswat!!!!!!
harus d tegakkan!!!!!
ntu pulau milik mbah aQ!!!!!
nenek moyang gwe!!!!
jgn macem2 looooee!!!!!!!!
gwe timpuk, benjut loe!!!!

9. Akbar Jabir AlBanjar - Agustus 28, 2009

akankah bumi indonesia dan sederetan budayanya menjadi milik negara tetangga Malaysia yang tidak tau diri itu???? sampai kapankah sikap PEMERINTAH indonesia untuk terus berdiam diri atas penindasan dan penghinaan kepada Ibu Pertiwi…sampai kapan…sampai kapan….para petinggi Negara hanya meraup keuntungan untuk diri dan keluarganya tanpa berfikir bahwa amanah yg mereka emban merupakan amanah Allah yg harus mereka jalankan demi terwujudnya Masyarakat yag Madani dan Sejahtera… Apakah Kabinet yg Sekarang dan yg akan datang mampu menyelamatkan Bangsa indonesia dan membawa Bangsa ini menjadi bangsa yg di Segani???? kita tunggu saja Aksi para Pembesar Negara ini…yg katanya akan membela bangsa ini untuk kepentingan RAKYAT INDONESIA!!!

10. danue354 - September 3, 2009

semua pulau nantinya di jual..
pulau jawa siapa yaa yang no beli…
hmmmm……….

11. Iklan Gratis - September 4, 2009

sebuah ironi di negara yang katanya kaya akan sumber alam. apakah negara ini sudah terlampau miskin sampai pulau juga dijadikan barang jualan?. sudah saatnya kita membangun jiwa nasionalisme yang sejati, dengan tidak menempatkannya di bawah materi. negeri ini butuh generasi penerus yang berjiwa patriot, mampu menjaga setiap jengkal wilayahnya dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga Indonesia dengan sepenuh hati!
Iklan Gratis

12. regi - September 16, 2009

bagaimana sih kt in ms pulau yg bagus-bagus kq di jual……………..^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: