jump to navigation

[PARENTING] Mereka mencontoh kita Februari 9, 2011

Posted by ekojuli in parenting, PRIVATE.
Tags: , , , ,
4 comments

Teringat sebuah cerita menarik… bagaimana anak mencontoh perikalu orang tuanya…

mari kita simak

Suatu ketika, ada seorang kakek tinggal dengan anaknya. Selain itu,tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun.Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu.Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.. Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orang tua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak. Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. “Kita harus lakukan sesuatu,” ujar sang suami. “Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini.”

Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Di sana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek. Sering saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek. Meski tak ada gugatan darinya. Tiap kali nasi yang dia suap, selalu ditetesi air mata yang jatuh dari sisi pipinya. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi.Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua dalam diam.

Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. “Kamu sedang membuat apa?”. Anaknya menjawab, “Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu, untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan.” Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.

Jawaban itu membuat kedua orang tuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, air mata pun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orang tua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki.

Mereka makan bersama di meja makan. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama. Dan anak itu, tak lagi meraut untuk membuat meja kayu.

Sahabat, anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan. Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak. Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap “bangunan jiwa” yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak.

Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk merekalah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan.

[WARREN BUFFET] Nasehat dari salah satu orang terkaya di Dunia… Keren Gan…!!! Januari 9, 2011

Posted by ekojuli in business wisdom, management, motivasi dan outbond, PRIVATE.
Tags: , , , , , , , , , , ,
9 comments

Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajaman pikirannya amat luar biasa sehingga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta koin emas Croesus, dalam satu tubuh.

Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC. Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya :

“Anjurkan anak anda untuk berinvestasi”
Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan sekarang ia menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.

“Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis”
Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.

“Ia masih tinggal di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu”


“Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda untuk berbuat yang sama”

Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu. Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.

“Jadilah apa adanya”
Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.

“Berhematlah”
Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia. Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.


“Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu”

“Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat”
Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.

“Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereke untuk fokus ke tujuan”
Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya. Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham. Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.

“Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan”
Ia tidak banyak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas. Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.


Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu. Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit.


Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet. Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.


Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:

Hindarilah kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri dan ingat : “Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang. Hiduplah secara sederhana.”

“Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik.”

“Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda.”

“Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan, gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan.”

“Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri. Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya”

BELAJAR DARI HONDA Desember 18, 2010

Posted by ekojuli in business wisdom, management, motivasi dan outbond.
3 comments

Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan.
Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah.
Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya.
Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil
maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas,
sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda –
Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar
insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan
Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas,
duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.

“Nilaikujelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia
saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini,
yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo,
Tokyo, akibat mengindap lever.

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang
membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko,
Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya
memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering
bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang
menjadi motor penggeraknya.

Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri
berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya
ingin menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12
tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model
rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif.
Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak
tampan, sehingga membuatnya rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai
Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya.
Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang
mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya.
Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan.
Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu
kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima
reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat
memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya
larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap
kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik
meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu
dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras,
dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani
patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya,
membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang
dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang
dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya
itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring
buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi
teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya
keluar dari bengkel.

Kuliah

Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan
kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya.
Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari
jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang
mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke
bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua
tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang
mengikuti kuliah.

“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan,
melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum
makanan dan pengaruhnya, ” ujar Honda, yang gandrung balap mobil.
Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah.
Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota
memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan
pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang,
tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal
dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah
datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan
karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh
kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik.
Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga
diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu,
Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.

Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di
sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat
menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam
keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda.
Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu
diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan,
sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali
mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda
berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia.

Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri
otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya.
“Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka
tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan
petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi,
mimpikanlah mimpi baru.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang
dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun
berasal dari keluarga miskin.
= = = = = = = = = = =

5 Resep keberhasilan Honda :
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu
memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda
senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.
Kembali Ke Atas Go down

[BERFIKIR POSITIF] Ala Thomas Alva Edison Desember 17, 2010

Posted by ekojuli in Tak Berkategori.
4 comments


“Jenius adalah 1 persen ide cemerlang dan 99 persen kerja keras”

Thomas Alva Edison, seorang penemu terbesar di dunia, menemukan sekitar 3000 penemuan dan 1.093 diantaranya telah dipatenkan. Edison dilahirkan pada tanggal 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, Amerika Serikat dari pasangan suami-Istri Samuel Ogden seorang tukang kayu dan Nancy Elliot seorang guru. Keduanya merupakan keturunan Belanda. Pada usia 7 tahun, edison kecil pindah ke kota Port Huron, Michigan dan bersekolah di Port Huron. Namun tidak lama, 3 bulan kemudian ia dikeluarkan dari Sekolah karena menurut gurunya “Dia terlalu bodoh” sehingga tidak mampu menerima pelajaran apa pun, dia pun sering dipanggil idiot oleh gurunya.

Sang ibu, Nancy Elliot memutuskan untuk berhenti sebagai guru dan kemudian berkonsentrasi mengajari Edison baca tulis dan hitung menghitung.
“My mother was the making of me. She was so true, so sure of me; and I felt I had something to live for, someone I must not disappoint.”

Begitulah perkataan Edison kecil yang menunjukkan motivasi dalam diri Edison yang cukup kuat dalam belajar. Setelah dia bisa membaca, Edison jadi gemar membaca, ia membaca apa saja yang dapat dijumpainya ia membaca ensiklopedia, Sejarah Inggris, Kamus IPA karangan Ure, Principia karangan Newton dan juga Ilmu Kimia karangan Richard G. Parker. kegemarannya yang menonjol adalah membaca berpikir dan berkeksperimen.

Pada umur 12 Tahun Edison menjadi penjual koran, permen, kacang dan kue di kereta api, sama seperti penjual asongan yang sering kita temui di kereta api ekonomi di Indonesia. Keuntungan dari berdagang itu sebagiannya dia berikan kepada orang tuanya dan sebagiannya dia simpan sebagai modal. Di dalam kereta api, ia menerbitkan koran Weekly Herald sembari mengadakan eksperimen di salah satu gerbong kereta api, setelah sebelumnya meinta ijin perusahaan kereta api “Grand Trunk Railway”.

Pada suatu malam Edison tidak sengaja menumpahkan sebuah cairan kimia sehingga menyebabkan sebuah gerbong hampir terbakar. Karena kasus ini Edison ditampat kondektur hingga pendengarannya rusak, kemudian dia dilarang bekerja di kereta api. Namun Edison tidak menganggap pendengarannya yang rusak sebagai cacat, namun justru dia menganggapnya secara positif sebagai sebuah keuntungan sehingga ia memiliki lebih banyak waktu untuk berfikir daripada mendengarkan omongan – omongan kosong.

Pada usia 15 tahun Edison remaja menyelamatkan nyawa anak kepala stasiun yang hampir tergilas gerbong kereta api. Karena merasa berhutang jasa, sang kepala stasiun tersebut akhirnya mengajarkan cara pengiriman telegram, Edison hanya memerlukan waktu 3 bulan untuk menguasai pelajaran gratis tersebut. Sesudah itu, ia mendapat pekerjaan sebagai operator telegraf.

Penemuan pertama yang dia patenkan adalah electric vote recorder, namun karena tidak laku, Edison akhirnya beralih ke penemuan yang lebih komersial. Edison kemudian menemukan stock ticker atau mesin telegraf. Peralatan itu dijualnya dan laku 40.000 dollar Amerika serikat (Sekitar 390 juta rupiah). Edison hampir – hampir pingsan melihat uang sebanyak itu. Uang ini dipakai Edison untuk mendirikan pabrik di Newark dan merekrut 300 orang pekerja sekaligus, disini ia mengembangkan telegraf sehingga mampu mengirimkan 4 berita sekaligus.

Pada umur 29 tahun, Edison mendirikan laboratorium riset untuk industri di Menlo Park, New Jersey. dan dalam 13 bulan ia menemukan 400 macam penemuan yang kemudian mengubah pola hidup sebagian besar orang-orang di dunia.

Tahun 1877 ia berkonsentrasi pada lampu pijar. Edison sadar bahwa betapa pentingnya sumber cahaya ini bagi manusia. Dia menghabiskan 40.000 dollar dalam kurun waktu dua tahun untuk eksperimen lampu pijar. Yang menjadi masalah adalah menemukan bahan yg bisa berpijar ketika dialiri arus listriknamun tidak terbakar. Total ada sekitar 6000 bahan yang dicobanya. Melalui usaha keras Edison, akhirnya pada tanggal 21 Oktober 1879 lahirlah lampu pijar listrik pertama yang mampu menyala selama 40 jam. Tahun 1882, untuk pertama kalinya dalam sejarah lampu-lampu listrik di pasang di jalan-jalan dan di rumah rumah

Sungguh patut direnungkan ketika saat keberhasilan dicapainya, dia sempat ditanya: Apa kunci kesuksesannya. Thomas Alfa Edison menjawab:
“Saya sukses, karena saya telah kehabisan apa ya yang disebut dengan kegagalan”

Ketika dia telah banyak sekali mengalami kegagalan yang berulang-ulang. Bahkan saat dia ditanya apakah dia tidak bosan dengan kegagalannya, Thomas Alfa Edison menjawab:
“Dengan Kegagalan Tersebut, Saya malah mengetahui ribuan cara agar lampu tidak menyala”

This Amazing!!, Edison memandang sebuah kegagalan sebagai sebuah hal yang sangat positif. Kegagalan bukan kekalahan tapi sebagai sebuah keuntungan. Cara memandang yang positif ini membuat Edison mampu meyakinkan orang lain untuk tetap mendanai proyeknya meskipun gagal berulang – ulang kali. Mungkin prinsip Edison inilah yang patut kita terapkan dalam kehidupan kita sehari. Bahwa sebenarnya kita tidak pernah mengalami kerugian, dan sesungguhnya kerugian itu bermula dari sikap dan cara pandang kita sendiri yang negatif.

Edison telah banyak menghasilkan berbagai penemuan yang sangat berharga bagi perkembangan umat manusia. Telegraf cetak, pulpen elektrik, proses penambangan magnetik, torpedo listrik, karet sintetis, baterai alkaline, pengaduk semen, mikrofon, transmiter telepon karbon dan proyektor gambar bergerak adalah beberapa dari penemuan Edison.

Melewati tahun 1920-an kondisi kesehatannya kian memburuk dan Edison meninggal dunia tanggal 18 Oktober 1931 pada usia 84 tahun

[Hargai Perbedaan] Falsafah Lima Jari November 6, 2010

Posted by ekojuli in business wisdom, motivasi dan outbond, PRIVATE.
5 comments

Sahabat, ada falsafah tentang lima jari kita…

1.. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.

2.. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.

3.. Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut jari telunjuk.

4.. Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.

5.. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf (ingatkah anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling sentuh jari kelingking?).

Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).

Sahabat, Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?

Falsafah ini sederhana namun sangat berarti. Kita diciptakan dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu, saling menyayangi,saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk saling menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh. Sudahkah kasih sayang anda hari ini bertambah? Semoga bermanfaat.

Terimakasih telah membaca… Salam MOTIVASI…!

CERITA MEJA KAYU September 16, 2010

Posted by ekojuli in parenting, PRIVATE, Touching Story.
5 comments

Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.

Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.

Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasadirepotkan dengan semua ini. “Kita harus lakukan sesuatu, ” ujar sang suami. “Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini.” Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikanmangkuk kayu untuk si kakek.

Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek.Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi. Anak mereka yang berusia 6 tahun hanya memandangi semua dalam diam.

Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. “Kamu sedang membuat apa?”. Anaknya menjawab, “Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan.” Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.

Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih danterpukul.Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmatapunmulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki. Malam itu, mereka menuntun tangan si kakek untuk kembali makan bersama di meja makan.Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah, atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama.

Sahabatku,cerita ini hanyalah refleksi dari secuil kisah kehidupan manusia yang tidak disadari berdampak pada masa depan,,,hmm,,anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan.Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak.

Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap “bangunan jiwa” yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak.

Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk merekalah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan.

Terima kasih telah membaca….. semoga bermanfaat.

Salam Motivasi…

[MENGAGUNGKAN PERNIKAHAN] Kisah Menyentuh, Silakan disimak… Agustus 29, 2010

Posted by ekojuli in parenting, PRIVATE, Touching Story.
11 comments

[kisah anak manusia]

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja
bahkan sudah mendekati malam,pak Eddy 58 tahun kesehariannya diisi
dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka
menikah sudah lebih 32 tahun.

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah
istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa
digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh
tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah
tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak Eddy memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan
mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia
letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya
tersenyum, untunglah tempat usaha pak Eddy tidak begitu jauh dari
rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan
siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan
selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil
menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi,
pak Eddy sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya
setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan pak Eddy lebih kurang 25 tahun, dengan sabar
dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati
mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih
kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua
mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah
sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan pak Eddy memutuskan ibu
mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya
berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ” Pak kami ingin
sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu
tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak………bahkan
bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”.

Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah yg
keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun
akan mengijinkannya.

kapan bapak menikmati masa tua bapak*
dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami
janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.

Pak Eddy menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka…”
“Anak2ku ……… Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk
nafsu mungkin bapak akan menikah……tapi ketahuilah dengan adanya
ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah
melahirkan kalian..
Sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir
didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai
dengan apapun.

Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.
Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa
bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang,
kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh
orang lain,
bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”
Sejenak meledaklah tangis anak2 pak Eddy merekapun melihat butiran2
kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno..dengan pilu ditatapnya mata
suami yg sangat dicintainya itu..*

Sampailah akhirnya pak Eddy diundang oleh salah satu stasiun TV swasta
untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada
Eddy kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah
tidak bisa apa2..

Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio
kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah pak
Eddy bercerita.

“Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya,
tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian )
adalah kesia-siaan.
Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia
sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan
bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..

Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu
merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk
mencintainya apa adanya… sehatpun belum tentu saya mencari
penggantinya apalagi dia sakit,,,”

JADWAL BARU MULAI TGL 1 MARET 2010 UNTUK KERETA API PRAMBANAN EXPRESS Agustus 17, 2010

Posted by ekojuli in PRIVATE, UMUM, YANG TERCECER.
6 comments

Cari2 Jadwal Pramex gara2 mau ke jogya dari kutoarjo terlambat karena pake jadwal yang lama… sekaligus melengkapi dan merevisi  tulisan saya sebelumnya tentang jadwal pramex>>

https://ekojuli.wordpress.com/2009/01/23/kutoarjo-djogya-naik-pramex-murah-nyaman-cepat/

Ini dia dapat dari fesbuk-nya Pramex

klu mau add fesbuknya coba kik sini>>>

http://www.facebook.com/profile.php?id=1771857283

JADWAL KERETA API PRAMBANAN EXPRESS (PRAMEX SOLO-KLATEN-YOGYA-WATES-JENAR-KUTOARJO PP) , KERETA API MADIUN JAYA (SOLO-MADIUN-KERTOSONO) DAN KERETA API JOGLOSEMAR (JOGJA-SOLO-SEMARANG PP)

1. JADWAL KERETA API PRAMBANAN EXPRESS/PRAMEX (tarif Solo-Yogya atau sebaliknya :Rp 8000, Yogya-Kutoarjoatau sebaliknya Rp 8000, Solo-Kutoarjo atau sebaliknya Rp 16000)

A. JADWAL KERETA API PRAMBANAN EXPRESS/PRAMEX
(RELASI KEBARAT : SOLO-KLATEN-YOGYAKARTA-WATES-JENAR-KUTOARJO PP).

Dari Stasiun Palur
08.20 (Tujuan Yogyakarta)
17.40 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Solo Jebres Solo (Surakarta)
08.30 (Tujuan Yogyakarta)
10.25 (Tujuan Yogyakarta)
11.30 (Tujuan Yogyakarta)
12.25 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
15.05 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.05 (Tujuan Yogyakarta)
17.45 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Besar SoloBalapan Solo (Surakarta)
05.35 (Tujuan-Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
06.50 (Tujuan Yogyakarta)
08.45 (Tujuan Yogyakarta)
10.35 (Tujuan Yogyakarta)
11.45 (Tujuan Yogyakarta)
12.35 (Tujuan Yogyakarta-Kutoarjo)
15.09 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.15 (Tujuan Yogyakarta)
17.50 (Tujuan Yogyakarta)
18.50 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Purwosari Solo (Surakarta)
05.42 (Tujuan-Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
06.57 (Tujuan Yogyakarta)
08.52 (Tujuan Yogyakarta)
10.42 (Tujuan Yogyakarta)
11.53 (tujuan Yogyakarta)
12.42 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
15.22 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.22 (tujuan Yogyakarta)
18.13 (Tujuan Yogyakarta)
19.00 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Klaten Ke arah barat : Yogyakarta-Wates-Kutoarjo
06.07 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
07.22 (Tujuan Yogyakarta)
09.17 (tujuan Yogyakarta)
11.07 (Tujuan Yogyakarta)
12.19 (Tujuan Yogyakarta)
13.07 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
15.47 (tujuan Yogyakarta)
16.47 (Tujuan Yogyakarta)
18.39 (Tujuan Yogyakarta)
19.25 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Maguwo (Bandara Adi Sucipto Yogyakarta) . kearah barat: Yogyakarta-Wates-Kutoarjo
06.20 (tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
07.42 (Tujuan Yogyakarta)
09.33 (tujuan Yogyakarta)
11.27 (Tujuan Yogyakarta)
12.39 (Tujuan Yogyakarta)
13.27 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.07 (tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
17.07 (tujuan Yogyakarta)
18.59 (Tujuan Yogyakarta)
19.44 (tujuan Yogyakarta)

Dari stasiun Lempuyangan Yogyakarta Kearah barat: Wates-Jenar-Kutoarjo
06.36 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
13.36 Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.16 Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)

Dari Stasiun Yogyakarta (Tugu Yogyakarta) kearah barat : Wates-Jenar-Kutoarjo
04.20 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
06.45 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
13.45 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.25 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)

Dari Stasiun Wates kearah barat : Jenar-Kutoarjo.
04.47 (Tujuan Jenar-Kutoarjo)
07.12 (Tujuan Jenar-Kutoarjo)
14.12 (Tujuan Jenar-Kutoarjo)
16.17 (Tujuan Jenar-Kutoarjo)

dari Stasiun Jenar :Tujuan kearah barat : Kutoarjo
05.07 (Tujuan Kutoarjo)
07.32(Tujuan Kutoarjo)
14.32(Tujuan Kutoarjo)
17.12 (Tujuan Kutoarjo)

B. JADWAL KERETA API PRAMBANAN EXPRESS/PRAMEX
(RELASI KETIMUR : KUTOARJO-JENAR-WATES-YOGYAKARTA-KLATEN-SOLO).

Dari Stasiun Yogyakarta (Tugu Yogyakarta) Tujuan Kearah timur : Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya-Solo-Palur
05.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
06.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo-Palur)
08.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
09.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
10.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
13.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
14.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
16.15 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo-Palur)
17.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
18.45 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)

Dari Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Tujuan Kearah Timur: Bandara Adi Sucipto Yogya-Solo-Palur
05.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
06.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo-Palur)
08.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
09.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
10.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
13.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
14.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
16.21 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo-Palur)
17.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
19.11 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)

Dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta/Stasiun Terpadu Bandara (Stasiun Maguwo Yogyakarta) Relasi/tujuan kearah timur : Klaten-Solo-Palur
05.50 (Tujuan Klaten-Solo)
06.50 (tujuan Klaten-Solo-Palur)
08.50 (Tujuan Klaten-Solo)
09.50 (Tujuan Klaten-Solo)
10.50 (Tujuan Klaten-Solo)
13.50 (Tujuan Klaten-Solo)
14.50 (Tujuan Klaten-Solo)
16.30 (Tujuan Klaten-Solo)
17.50 (Tujuan Klaten-Solo)
19.11 (Tujuan Klaten-Solo)

Dari Stasiun Klaten untuk tujuan kearah timur; Solo-Palur
06.10 (Tujuan Solo)
07.10 (Tujuan Solo-Palur)
09.10 (Tujuan Solo)
10.10 (Tujuan Solo)
11.10 (Tujuan Solo)
14.10 (Tujuan Solo)
15.10 (Tujuan Solo)
16.50 (Tujuan Solo-Palur)
18.11 (Tujuan Solo)
19.40 (Tujuan Solo)

Dari Stasiun Kutoarjo
05.34 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
08.30 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
15.10 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Solo-Palur)
18.00 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya-Solo-Palur)

Dari Stasiun Jenar
05.48 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
08.44 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo)
15.24 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
18.13 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo)

Dari Stasiun Wates : Tujuan kearah timur :BANDARA Adi suciptoYogyakarta/MAGUWO-Solo-Palur
06.24 (Tujuan Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
09.34 (Tujuan Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo)
15.30 (Tujuan Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
18.15 (Tujuan Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo)

NB:
untuk akhir pekan atau weekend dijalankan kereta api Pramex tambahan atau Pramex WEEKEND/PARIWISATA atau Pramex Extra. Kereta Api Pramex

tambahan dijalankan tiap hari jumat, Sabtu dan minggu, UNTUK PRAMEX WEEKEND/PARIWISATA BISA DIJALANKAN PADA HARI SELAIN

HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU BILA MENDESAK DIPERLUKAN.
BERIKUT INI ADALAH JADWAL PRAMEX WEEKEND ATAU PRAMEX PARIWISATA YANG BERJALAN SETIAP HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU SERTA PADA WAKTU TERTENTU (BILA MENDESAK DIJALANKAN)
dari stasiun Solobalapan Solo
07.25 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
13.35 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari Stasiun Purwosari Solo
07.32 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
13.42 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari Stasiun Klaten (arah Kebarat: tujuan Yogya-Wates-Jenar-Kutoarjo)
07.57 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
14.07 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari stasiun Klaten (kearah timur: tujuan Solo)
12.14 (tujuan Solo)
18.54 (tujuan Solo)

dari stasiun Brambanan/Prambanan (arah Kebarat : tujuanYogya-Wates-Jenar-Kutoarjo)
08.11 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo) HANYA BEROPERASI HARI JUMAT-SABTU DAN MINGGU
14-21 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo) HANYA BEROPERASI HARI JUMAT-SABTU DAN MINGGU

dari Stasiun Brambanan/Prambanan (arah ketimur: Tujuan Solo)
12.00 (tujuan Solo)
18.40 (tujuan Solo)

dari stasiun Maguwo/Bandara Adisucipto Yogyakarta (arah Kebarat;Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
08.21 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
14.31 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari stasiun Lempuyangan Yogyakarta (kearah barat: Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
08.28 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
14.40 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari Stasiun Lempuyangan (kearah timur: Klaten-Solo)
11.41 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Maguwo-Klaten-Solo)
18.21 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Maguwo-Klaten-Solo)

dari stasiun Yogyakarta/Tugu (kearah barat: Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
08.35 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
14.47 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari stasiun Yogyakarta/Tugu (kearah timur: Tujuan Klaten-Solo)
11.35 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Maguwo-Klaten-Solo)
18.15 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Maguwo-Klaten-Solo)

dari Stasiun Wates (kearah barat: Jenar-Kutoarjo)
09.04 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Jenar-Kutoarjo)
15.14 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Jenar-Kutoarjo)

dari stasiun Wates (Kearah timur: Yogyakarta-Klaten-Solo)
11.02 (tujuan Yogyakarta-Klaten-Solo)
17.42 (tujuan Yogyakarta-Klaten-Solo)

dari Stasiun Jenar (kearah barat: Kutoarjo)
09.22 (tujuan Kutoarjo)
15.34 (tujuan Kutoarjo)

dari stasiun Jenar (Kearah Timur: Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
10.44 (tujuan Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
17.24 (tujuan Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)

dari Stasiun Kutoarjo (Tujuan: Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
10.30 (tujuan Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
17.10 (tujuan Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
INFO SELENGKAPNYA HUB: STASIUN YOGYAKARTA TUGU (0274)589685, STASIUN SOLOBALAPAN SOLO (0271)714039
ATAU BACA JADWAL KERETA API PRAMEX DI PAPAN PENGUMUMAN/BOARD DEPARTURE DI STASIUN YANG MELAYANI

PEMBERANGKATAN KERETA API PRAMEX

2 JADWAL KEBERANGKATAN UNTUK KERETA API MADIUN JAYA RELASI MADIUN-SOLO-MADIUN-KERTOSONO-MADIUN
dari Stasiun Madiun untuk tujuan Stasiun Solobalapan Solo berangkat pada pukul 05.30
dari stasiun SoloBalapan Solo untuk tujuan Stasiun Madiun-stasiun Kertosono berangkat pada pukul 08.15

3. JADWAL KEBERANGKATAN KERETA API JOGLOSEMAR RELASI SEMARANG-SOLO-YOGYAKARTA PP
(JADWAL MASIH DALAM TAHAP PENYEMPURNAAN)
Berangkat dari St Poncol semarang pada pukul : 05.00
————– dari Stasiun Tawang Semarang pada pukul : 05.07
Dari Stasiun SoloBalapan untuk tujuan Yogyakarta ; 07.10
Dari Stasiun Yogyakarta untuk tujuan Solo-semarang : 08.50 (08.55 dari Stasiun Lempuyangan)
Dari Stasiun Yogyakarta untuk tujuan Solo-semarang : 16.40 (16.55 dari stasiun Lempuyangan)
Dari stasiun Solobalapan Solo untuk tujuan Semarang : 09.50
Dari stasiun Solobalapan Solo untuk tujuan Semarang : 17.45

[MENGELUHLAH] Silakan mengeluh di kolom koment dibawah tulisan ini Agustus 10, 2010

Posted by ekojuli in PRIVATE, UMUM.
9 comments

JIKA ANDA INGIN MENGELUH GAJI ANDA YANG KURANG…
SILAKAN…
SETELAH LIAT PIC INI>>>

JIKA ANDA INGIN MENGELUH TENTANG PEKERJAAN ANDA

SILAKAN…

SETELAH MELIHAT INI>>>

JIKA ANDA SEDANG TIDAK BAHAGIA..

SAYA SEDIAKAN TEMPAT, MENGELUHLAH DISINI….

SAYA SARANKAN SEBELUM MENGELUH SILAKAN ANDA  BANDINGKAN KETIDAKBAHAGIAAN ANDA DENGAN INI>>>

ATAU….

MERASA CAPEK BELAJAR… BOSAN BELAJAR…

CEK DULU YANG INI>>>

SEKARANG MENGELUHKAN TENTANG SARANA TRANPORTASI…?

LUBANG DIJALAN MENGANGGU MOBIL ANDA

ATAU MOTOR ANDA  TIDAK LAGI KELUARAN TERBARU??

MENGELUHLAH… DISINI….!!!

SILAKAN CEK DULU YANG INI YA>>>

MASIH INGIN MENGELUH TERHADAP KERASNYA DUNIA???

[KISAH POHON APEL] Untuk kedua OrangTuaku: Maafkan Aku Juli 25, 2010

Posted by ekojuli in parenting, PRIVATE, Touching Story.
49 comments

Dahulu kala, ada sebuah pohon apel besar. Seorang anak kecil suka datang dan bermain-main setiap hari. Dia senang naik ke atas pohon, makan apel, tidur sejenak di bawah bayang-bayang pohon apel … Ia mencintai pohon apel iu dan pohon itu senang bermain dengan dia. Waktu berlalu …….

Anak kecil itu sudah dewasa dan dia berhari-hari tidak lagi bermain di sekitar pohon. Suatu hari anak itu datang kembali ke pohon dan ia tampak sedih. “Ayo bermain dengan saya,” pinta pohon apel itu. Aku bukan lagi seorang anak, saya tidak ‘bermain di sekitar pohon lagi. “Anak itu menjawab,” Aku ingin mainan. Aku butuh uang untuk membelinya. “” Maaf, tapi saya tidak punya uang ….. tapi Anda bisa mengambil buah apel saya dan menjualnya. Maka Anda akan punya uang. “Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua apel di pohon dan pergi dengan gembira. Anak itu tidak pernah kembali setelah ia mengambil buah apel. Pohon itu sedih.

Suatu hari anak itu kembali dan pohon itu sangat senang. “Ayo bermain-main dengan saya” kata pohon apel. Saya tidak punya waktu untuk bermain. Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Dapatkah Anda membantu saya? “Maaf tapi aku tidak punya rumah. Tetapi Anda dapat memotong cabang-cabang saya untuk membangun rumahmu.” Lalu, anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting dari pohon dan pergi dengan gembira. Pohon itu senang melihatnya bahagia, tapi anak itu tidak pernah kembali sejak saat itu.

Pohon itu kesepian dan sedih. Suatu hari di musim panas, anak itu kembali dan pohon itu begitu gembira. “Ayo bermain-main dengan saya!” kata pohon. “Saya sangat sedih dan mulai tua. Saya ingin pergi berlayar untuk bersantai dengan diriku sendiri. Dapatkah kau memberiku perahu?” … “Gunakan batang pohonku untuk membangun perahu. Anda dapat berlayar jauh dan menjadi bahagia.” Lalu anak itu memotong batang pohon untuk membuat perahu. Dia pergi berlayar dan tak pernah muncul untuk waktu yang sangat panjang.

Akhirnya, anak itu kembali setelah ia pergi selama bertahun-tahun. “Maaf, anakku, tapi aku tidak punya apa-apa untuk Anda lagi. Tidak ada lagi apel untuk ananda. …” kata pohon “…..
” Saya tidak punya gigi untuk menggigit “jawab anak itu.”
” Tidak ada lagi batang bagi Anda untuk memanjat” .
“Saya terlalu tua untuk itu sekarang” kata anak itu.”
“Saya benar-benar tak bisa memberikan apa-apa ….. satu-satunya yang tersisa adalah akar sekarat” kata pohon apel dengan air mata.
“Aku tidak membutuhkan banyak sekarang, hanya sebuah tempat untuk beristirahat. Saya lelah setelah sekian tahun.” Anak itu menjawab.
“Bagus! Akar Pohon Tua adalah tempat terbaik untuk bersandar dan beristirahat di situ.” “Ayo, ayo duduk bersama saya dan istirahat”
Anak itu duduk dan pohon itu sangat gembira dan tersenyum dengan air mata.

……………………..

Ini adalah cerita untuk semua orang. Pohon adalah orang tua kita. Ketika kita masih muda, kita senang bermain dengan Ibu dan Ayah … Ketika kita tumbuh dewasa, kita meninggalkan mereka … hanya datang kepada mereka ketika kita memerlukan sesuatu atau ketika kita berada dalam kesulitan. Tidak peduli apa pun, orang tua akan selalu berada di sana dan memberikan segala sesuatu yang mereka bisa untuk membuat Anda bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak laki-laki itu kejam kepada pohon tapi itu adalah bagaimana kita semua memperlakukan orang tua kita.

credit to Dr. Sudarmono – Purworejo
u make me cry T.T

baca juga [IBU MAAFKAN AKU]