jump to navigation

[KISAH POHON APEL] Untuk kedua OrangTuaku: Maafkan Aku Juli 25, 2010

Posted by ekojuli in parenting, PRIVATE, Touching Story.
trackback

Dahulu kala, ada sebuah pohon apel besar. Seorang anak kecil suka datang dan bermain-main setiap hari. Dia senang naik ke atas pohon, makan apel, tidur sejenak di bawah bayang-bayang pohon apel … Ia mencintai pohon apel iu dan pohon itu senang bermain dengan dia. Waktu berlalu …….

Anak kecil itu sudah dewasa dan dia berhari-hari tidak lagi bermain di sekitar pohon. Suatu hari anak itu datang kembali ke pohon dan ia tampak sedih. “Ayo bermain dengan saya,” pinta pohon apel itu. Aku bukan lagi seorang anak, saya tidak ‘bermain di sekitar pohon lagi. “Anak itu menjawab,” Aku ingin mainan. Aku butuh uang untuk membelinya. “” Maaf, tapi saya tidak punya uang ….. tapi Anda bisa mengambil buah apel saya dan menjualnya. Maka Anda akan punya uang. “Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua apel di pohon dan pergi dengan gembira. Anak itu tidak pernah kembali setelah ia mengambil buah apel. Pohon itu sedih.

Suatu hari anak itu kembali dan pohon itu sangat senang. “Ayo bermain-main dengan saya” kata pohon apel. Saya tidak punya waktu untuk bermain. Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Dapatkah Anda membantu saya? “Maaf tapi aku tidak punya rumah. Tetapi Anda dapat memotong cabang-cabang saya untuk membangun rumahmu.” Lalu, anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting dari pohon dan pergi dengan gembira. Pohon itu senang melihatnya bahagia, tapi anak itu tidak pernah kembali sejak saat itu.

Pohon itu kesepian dan sedih. Suatu hari di musim panas, anak itu kembali dan pohon itu begitu gembira. “Ayo bermain-main dengan saya!” kata pohon. “Saya sangat sedih dan mulai tua. Saya ingin pergi berlayar untuk bersantai dengan diriku sendiri. Dapatkah kau memberiku perahu?” … “Gunakan batang pohonku untuk membangun perahu. Anda dapat berlayar jauh dan menjadi bahagia.” Lalu anak itu memotong batang pohon untuk membuat perahu. Dia pergi berlayar dan tak pernah muncul untuk waktu yang sangat panjang.

Akhirnya, anak itu kembali setelah ia pergi selama bertahun-tahun. “Maaf, anakku, tapi aku tidak punya apa-apa untuk Anda lagi. Tidak ada lagi apel untuk ananda. …” kata pohon “…..
” Saya tidak punya gigi untuk menggigit “jawab anak itu.”
” Tidak ada lagi batang bagi Anda untuk memanjat” .
“Saya terlalu tua untuk itu sekarang” kata anak itu.”
“Saya benar-benar tak bisa memberikan apa-apa ….. satu-satunya yang tersisa adalah akar sekarat” kata pohon apel dengan air mata.
“Aku tidak membutuhkan banyak sekarang, hanya sebuah tempat untuk beristirahat. Saya lelah setelah sekian tahun.” Anak itu menjawab.
“Bagus! Akar Pohon Tua adalah tempat terbaik untuk bersandar dan beristirahat di situ.” “Ayo, ayo duduk bersama saya dan istirahat”
Anak itu duduk dan pohon itu sangat gembira dan tersenyum dengan air mata.

……………………..

Ini adalah cerita untuk semua orang. Pohon adalah orang tua kita. Ketika kita masih muda, kita senang bermain dengan Ibu dan Ayah … Ketika kita tumbuh dewasa, kita meninggalkan mereka … hanya datang kepada mereka ketika kita memerlukan sesuatu atau ketika kita berada dalam kesulitan. Tidak peduli apa pun, orang tua akan selalu berada di sana dan memberikan segala sesuatu yang mereka bisa untuk membuat Anda bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak laki-laki itu kejam kepada pohon tapi itu adalah bagaimana kita semua memperlakukan orang tua kita.

credit to Dr. Sudarmono – Purworejo
u make me cry T.T

baca juga [IBU MAAFKAN AKU]

Komentar»

1. [CERITA MENYENTUH HATI] Ibu, Maafkan Aku…!!! « EkoJuli - Oktober 28, 2010

[…] [KISAH POHON APEL] Untuk kedua OrangTuaku: Maafkan Aku « EkoJuli – Juli 25, […]

2. OKTI SEFTINA DEWI - Oktober 31, 2010

wahhh iya jg nich begitulah kita
kebanyakan thdp ortu
semoga kita bisa mmbalas budi baik ke2 ortu kita
amien yralamiin

3. Sunah - November 5, 2010

Mama ayah,ananda kgen.ya allah?ampuni mereka.terima amal sholehnya slama d dunia.masukkan ke dalam surgamu ya rob

4. [KISAH POHON APEL] Untuk kedua OrangTuaku: Maafkan Aku « presti93 - Desember 3, 2010

[…] by ekojuli in parenting, PRIVATE, Touching Story. trackback Published […]

5. siddiq - Desember 22, 2010

ayah bunda terima kasih atas perlakuanmu slama ne padaqu yang slalu membahagiakan aq..
trima kasih, trima kasih atas semua yang telah kau berikan, semoga allah swt selalu memberikan rizki & kesehatan sellalu….
Aminnnn…….

6. poetri - Januari 17, 2011

ayah,ibu 5fkn aq,,,,,

7. shafiri rizkia - Januari 25, 2011

Q ndak mau kyk gtu..
Q mau jd anak yg slalu ada untuk ortuQ meski Q sbntr lg menikah.. Q ndk mau ngrepotin mereka slama Q mampu..
Ya Allah sayangi ortuQ slalu..amien

8. nurman - Februari 16, 2011

thanks, sy langsung teringat ayah yg sdh tiada

9. tha - April 24, 2011

thax….

nice wrote……ga bisa bilang apa” lage :’)

10. sherly - April 27, 2011

qu rindu dgn ibuqu yg sudh tiada…

11. selvi deniachie - April 28, 2011

makasih……ayah, ibu
aku menyayanyi kalian

makaci y buat kisah ini

berharap banyak orang yang meluankan waktu untuk mebacanya

12. Maharani - Mei 2, 2011

[KISAH POHON APEL] Untuk kedua OrangTuaku: Maafkan Aku

MEMBUATKU TERHARU SEKALI

13. PoPy_oPIe - Mei 17, 2011

mama, aq lupH You. . . MaV QN Dosa ANak mue nie. . .

14. abby - Mei 27, 2011

kayaknya ko kurang greget yaaa

15. erla - Juni 6, 2011

kayakna q hrs mengakhiri perantauan ini. aku hrs plng selagi ortuku msh ada…

16. jametd marley - Juni 9, 2011

Bagus

17. jametd marley - Juni 9, 2011

Baguss

18. jusyudi - Juni 15, 2011

tengks atas semua cerita dan makna yang terkandung di dalamnya sangatlah menyentuh ea kebanyakan kita sbagai anak lupa akan semua itu lupa akan jasa
orang tua kita dari lahir sampai sekarang ini kali lagi makasih sobat teruskanlah ukiran jari manismu meskipun lewat alam maya skalipun, semangat bangkitkan dan ingatkan saudara kita yang lupa akan hal ittu

19. ... (KURAHASIAKAN) - Juni 27, 2011

Aku… Aku.. Aku seorang yg masih berumur 10 tahun,,, aku juga punya cerita yang angat mengharukan,,, Kakak! Ajari saya membuat blog…

sip belajar menulis dari kecil…
teruslah menulis, apa saja ya pengalaman bermain, teman2 yang seru… apa saja…
semakin berlatih akan semakin bagus
cara membuat blog… MUDAH…!!!
coba cari di google: ketik>>> tutorial membuat blog

20. Maman - Juli 23, 2011

ya allah, maapkan aku org tuaku😥
sy gk mau bgni, saat aku ssah bru aku kn blik pdamu?
gk mau sy, tgg sy sukses dgn gaji bsar😥
sy kn mmbhagiakan klian “aminnn”…

21. Kisah Pohon Apel « LDII Bali - Agustus 2, 2011

[…] Sumber: Ekojuli.wordpress.com […]

22. Dedek Lea - Agustus 5, 2011

Menggugah hati..

23. Nadira - Agustus 10, 2011

Hiks.. kisahnya keren-keren.. :”)

24. erna - September 7, 2011

mudah2an kita bs memperbaiki sikap kita pd ortu qt msg2

25. yudiberlina - September 16, 2011

mantap bro, haturnuhun pisan

26. yudiberlina - September 16, 2011

mantap

27. sheptea - Oktober 26, 2011

mksih mom.. atas semua na.. tnpa mu aku tak kan seperti ini.. maafkan q yg tak prnah menerima telfon mu..

28. Kisah Pohon Apel | LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII) – Provinsi Bali - November 3, 2011

[…] Sumber: Ekojuli.wordpress.com […]

29. Kisah Pohon Apel « LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII) – Provinsi Bali - November 15, 2011

[…] Sumber: Ekojuli.wordpress.com […]

30. Regina Masli Putri - November 15, 2011

ijin share yaaaaaa🙂 this is a good story😀

31. ananda yunita - Desember 16, 2011

Ibu maafkan nanda,nanda teramat sangat kangen ma ibu’I love you so much,,trimkasih untuk ceritanya,,I like it

32. yuni - Desember 21, 2011

Subhanallah… hari ini aq kembali diingatkan…
Aq harus lebih sayang dan sayang lagi baik k ibu ataupun bapak yg sudah meninggal dengan terus mendoakannya….
Pengen selalu membuat ibu bahagia….. dan gak mau bikin ibu susah, kecewa ataupun sedih…
Ya Allah, jadikan hamba anak yg sholehah untuk kedua orang tua hamba.
aamiin

33. Pappaolel Nofimovic - Desember 22, 2011

selamat hari ibu ya

34. Hesti - Desember 22, 2011

Bagguuuusss…..
Menyentuh sekali,, masuk langsung ke dalam hati🙂

35. Ijay Doank - Desember 29, 2011

sedih

36. ya allah aku kangen ama ayah ibukku......moga dia diberi umur panjang dan kesehatan ya allah,,,amien... - Januari 13, 2012

ya allah aku kangen ama ayah ibukku……moga dia diberi umur panjang dan kesehatan ya allah,,,amien…

37. nur hayati - Januari 15, 2012

Maha suci Alloh,,, yang menjadikan jiwa seorang ibu begitu mulia,,, yang menjadikan hati seorang ibu seluas samudra, Maha besar Alloh yang menitahkan ” surga ditelapak kaki ibu “

38. wija - Januari 15, 2012

cerita yg mengharukan,,,
smga dng crta it, qt smua dpt berbkti n tmbh syang 5 ortu qtt

I LOVE U MY PARENTSSS
muachhhhhhhhhh

39. asep - Februari 11, 2012

jdi inget ayah yg sdah tiada…..

40. aTin - Maret 2, 2012

hikksssss hiiiikkksss hiikkkssssss………………
q chayank ortu q,,, mlay krang q kn brubah demi ortu q,, q gmw khilangan mreka

41. [KISAH POHON APEL] Untuk kedua OrangTuaku « sherlymaurer - Maret 4, 2012

[…] Posted by ekojuli in parenting, PRIVATE, Touching Story. trackback […]

42. ima gadis libra - April 6, 2012

keren i like that is story………………..

43. Hidup Di Rantau - Mei 23, 2012

Sungguh Kisah Yang Bisa Menundukkan Kepala Sejenak Meresapi Asrti Sebuah Pengorbanan, Pengorbanan Yang Luar Biasa… Akupun Hidup Di Rantau Menjalankan Tugas Selama 7 Tahun Baru Bisa Merasakan Perasaan Seperti Sekarang Ini Hanya Karena Sebuah Kisah Yang Bisa Membuat Pikiran Terbuka Dan Memberikan Sudut Pandang Yang Luas Dari Hal Kecil Yang Jarang Di Sadari Tapi Besar Dan Luas Rasanya Bila Di Renungkan….
Trims Shob…
Ya Allah Ya Rhobb…
Sayangilah Orang Tuaku Melebihi Bagaimana Mereka Menyayangiku Saat Aku Kecil, Ya Allah Ya Rhobb Lindungi Mereka Melebihi Bagaimana Mereka Melindungiku SEBAGAI Anaknya…
Ya Allah Ya Rhobb Bahagiakan Orang Tuakau Sebagaimana Mereka Membahagiakanku Dan MenjadiKanku Manusia Yang Seperti Sekarang Ini…
Ya Allah Ya Rhoobb…
Jadikanlah Orang Tuaaku Penghuni Surgamu, Hindarkan Mereka Dari Api Neraka, Muliakanlah Mereka Aamiin…

44. dwi - Juli 7, 2012

makasih

45. david pinandito - Juli 28, 2012

ceritra yg mexentuh

46. Kisah Pohon Apel | PPG BALI - November 10, 2012

[…] Sumber: Ekojuli.wordpress.com […]

47. yuli - Januari 5, 2013

terharu….smg qt bs membalas jasa ortu qt dg membahagiakan mrk n tidak membebani mrk dg masalah” qt…

48. ingga - Oktober 9, 2013

semoga saya bisa membahagiakan semua keluargaku
amin

49. agienthea - Juli 8, 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: