jump to navigation

Biskuit Apollo Ber-Melamin Maret 30, 2009

Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN.
8 comments

Baru baca Tribun Balikpapan pagi ini lumayan terkejut. Ternyata Biskuit Apollo itu mengandung melamin yang berbahaya bagi kesehatan. Trz cari refrensi di tempat mbah google, wehh …. ternyata bener…

apollo-biskuit

Di Kalimantan Timur khususnya di Balikpapan, Biskuit Apollo produksi malaysia ini memang terkenal dan di mudah didapatkan. Ya, karena letak propinsi ini yang langsung bersebrangan dengan negara tetangga malaysia. Malah konon biskuit ini sering dijadikan oleh-oleh bagi para penduduk kaltim yang akan punag kampung.

Bahwa ternyata biskuit ini mengandung melain dan berbahaya wahhh tentu mengejutkan. Bahkan mungkin banyak yang belum tahu nih….

Tentang bahaya melain coba saya tulis lagi beberapa kutipan:

Melamine adalah bahan beracun yang digunakan untuk membuat plastik dan pupuk.

Kandungan kimia pada susu terkontaminasi dengan bahan plastic dan sejenis pupuk dapat menyebabkan pengerasan ginjal yang akhirnya akan menyebabkan korban menderita gagal ginjal.

Melamine mengandung kadar nitrogen cukup tinggi dan mampu menyamarkan produk sehingga nampak mempunyai kadar protein lebih tinggi. Tujuan ini adalah para suplayer berupaya mengurangi biaya dengan menambahkan melamine ke dalam susu olahan untuk menutupi kekurangan akan kadar protein.

Melamine, bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik dapat menyebabkan batu ginjal bahkan gagal ginjal akut.

Weeeww… ngeri juga khan? Dan entah berapa banyak sudah biskuit itu mampir dalam perut gw dan keluarga…. Ini juga saya kutip tentang prosuden biskuit bermelain itu, dari situsnya dkk nunukan :

Berdasarkan surat tersebut kemudian Balai POM melakukan uji sample makanan terhadap beberapa produk ternyata positif mengandung melamin antara lain :

Nama Product : Munchy’s Lexus Peanut Butter

Jenis Produk : Biskuit

Kemasan : Plastik, 12 bungkus @ 21 gram

No. Registrasi : ML. 627101036576

Nama Produsen : Munchy’s Food Industries SDN-BHD,

Hasil Pengujian : Melamin 2,74 mg/kg


Nama Product : Apollo Golden Super Bar

Jenis Produk Chocolate Wafer Cream, Biskuit coklat berkrim

Kemasan : Aluminimu Foil / 33 gram

No. Registrasi : –

Nama Produsen : Apollo Food Industries (M) SDN-BHD, Malaysia

Hasil Pengujian : Melamin 0,26 ppm (syarat : tidak terdeteksi)


Wahhh ayo kita kasih taw yang lain…

Iklan

Kerusakan Tanggul Situ Gintung itu ternyata Sudah Dilaporkan Warga sejak Dua Tahun Lalu Maret 28, 2009

Posted by ekojuli in YANG TERCECER.
Tags: , , ,
3 comments

Perihatin denger Musibah Situ Gintung… Abiz telpon adik yang ada dekat-dekat lokasi, ternyata mereka aman. Alhamdulillah….

gambar mulung di rovicky.wordpress.com

gambar mulung di rovicky.wordpress.com


Baca berita sana sini… akhirnya nemu yang menarik, sumbernya dari Tempo Interaktif

Indikasi kerusakan tanggul Situ Gintung sebenarnya telah dilaporkan warga sejak dua tahun lalu. “Tapi sayang, sampai sekarang tidak pernah direspon,” ujar Mulyadi, warga Rt 01/08, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur ketika ditemui di lokasi kejadian (27/3).

Mulyadi menerangkan, laporan itu telah disampaikan warga sekitar kepada kantor Dinas Tata Air yang berada tidak jauh dari lokasi longsoran tanggul. Saat itu, kata dia, warga mengetahui bahwa bagian bawah pintu air telah tergerus air danau. “Gerowongannya cukup besar,” katanya.

Kelalaian pemerintah dalam menangani laporan itu rupanya berujung musibah besar. Air hujan yang turun cukup deras sejak kemarin sore merobohkan pintu air dan sebagian tanggul danau. Sekitar 200 juta meter kubik air danau seketika tumpah laiknya tragedi tsunami.

Tragedi itu menenggelamkan ratusan rumah yang berada di sepanjang aliran sungai Pesanggrahan. Sebagian rumah itu hancur. Warga yang masih terlelap pun ikut menjadi korbannya. Hingga berita ini diturunkan, tragedi itu sedikitnya memakan 50 korban dan diperkirakan masih akan bertambah.

Mulyadi menerangkan, tanda-tanda kejadian sebenarnya mulai dirasakan warga menjelang tengah malam. Saat itu, kata dia, curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan permukaan danau naik cukup tinggi dan melewati batas atas pintu air. “Airnya meluap sejak pukul 24.00 WIB,” katanya.

Kejadian tidak lazim itu lekas direspon sebagian warga. Salah seorang di antara mereka kemudian memberikan pengumuman melalui pengeras suara melalui Mesjid Jabalurrahman yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi tanggul. “Warga diminta waspada,” kata Mulyadi.

Perasaan cemas semakin memuncak ketika luapan danau itu merobohkan bagian bawah pintu air tepat ketika jarum jam menunjuk pukul 03.00 WIB. Mulyadi yang tinggal tidak jauh dari lokasi itu sempat mengamati gejala awal musibah melalui jembatan yang berada persis di atas tanggul.

“Ternyata jembatan bergoyang cukup deras. Saat itulah saya sudah punya perasaan yang tidak enak,” katanya. Ia pun kemudian meminta seluruh keluarganya untuk meninggalkan rumah. Namun sayang, belum lagi perabotan rumahnya diangkut, luapan air mendadak merobohkan seluruh tanggul.

“Kejadiannya sekitar pukul 05.10 WIB,” ujarnya. Hempasan air seketika mengikis sebagian tanggul dan merobohkan sebagian rumah warga. Tidak terkecuali rumah milik Mulyadi yang hanya berjarak dua meter dari bibir tanggul. “Rumah saya ada tiga. Tiga-tiganya hilang,” akunya.

Yuks Instropeksi… Yuks mari

Buah Khas Kalimantan Maret 28, 2009

Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN.
5 comments

Balikpapan Bulan ini lagi musim buah Duren nih… Banyak orang berjualan buah musiman di pinggir-pinggir jalan.

Saya buakn ingin cerita tentang Buah Duren atau Belah Duren, apalagi Duda Keren, tapi pengen cerita tentang Buah Lai. Buah yang Barangkali masih Saudara Sepupu Duren ini memang mirip buanget sama Duren. Tapi Lain lohh..

Rasanya tidak terlalu menyengat, aromanya agak “langu” (klu orang jawa bilang). Pertama kali merasakan sih agak aneh-aneh gitu…

Kalau pas dapet buah lai yang super… yaa wahh wuenak juga… mirip-mirip Duren lah… Namanya juga sepupu.

Coba perhatikan gambarnya:

buah lai

buah lai

Kalau yang ini Namanya Buah Ihau… (ada sebagian di Kaltim bialang ini buah Duku).  Rasanya dan bentuk daging buahnya mirip buah Lengkeng. Barangkali ini juga masih saudara sepupunya Lengkeng.

Ini gambarnya:

ihau

Kalau saya cerita Cempedak pasti sudah pada kenal, itu loh… sepupunya buah nangka… Tapi anda pernah ga makan kulit buah cempedak yang di goreng… mmm yummy juga lohhh. cobain deh…

Coba liat fotonya:

gbr dr: kerajaanbanjar.wordpress.com

gbr dr: kerajaanbanjar.wordpress.com

Besok 28 Maret 2009 Matikan Listrik 1 Jam Maret 27, 2009

Posted by ekojuli in PRIVATE.
5 comments

Barusan dapat pm di YM isinya gini:

ASLI bkan HOAX n ada di TV , tanggal 28 Maret besok kita gabung yok ama 1 milyar orang di dunia buat matiin lampu dari jam 20.30 sampe 21.30 buat selametin bumi dari global warming. kalo udah, itu bs nyalain 900 desa, nyelametin 284 pohon dan menambah oksigen. tlg forward buat our beloved earth

Setelah googeling sana sini eh.. iya iya…

global warming

global warming

JAKARTA, SABTU – Kampanye global untuk menekan pemanasan global akan dilakukan dalam bentuk gerakan mematikan lampu sejagat. Tahun ini, kampanye yang diberi nama Earth Hour 2009 ini akan dilakukan serentak Sabtu 28 Maret.

Seluruh penduduk dunia diimbau untuk mematikan lampu di rumah. Tidak perlu sehari tapi cukup satu jam saja dari pukul 20.30 hingga 21.30. Pastikan semua alat elektronik yang tidak terpakai dalam kondisi power off bukan stand by.

“Sasaran kami mencapai satu milyar orang, lebih dari 1000 kota, semua bersatu untuk bersama-sama dalam upaya global untuk memperlihatkan bahwa mungkinlah untuk mengambil tindakan pada pemanasan global,” demikian pesan yang ditulis dalam situs resmi Earth Hour yang dimotori WWF (Eorld Wildlife Fund). Jakarta termasuk salah satu kota yang telah memastikan akan berpartisipasi. Sejauh ini sudah 680 kota di 77 negara yang telah mendaftar dan akan terus bertambah.

WWF Indonesia memperkirakan, jika seluruh penduduk Jakarta mematikan lampu satu jam, cukup untuk mengistirahatkan kebutuhan listrik sebesar 300 MW. Ini juga akan mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta dan mengurangi emisi karbon dioksida sekitar 284 ton.

Inisiatif ini telah dimulai pada tahun 2007 di Sydney, Australia dan berhasil melibatkan 2,2 juta rumah hunian dan bisnis termasuk Gedung Opera Sydney. Penjuru global, seperti Golden Gate Bridge di San Francisco, Colosseum di Roma dan papan reklame Coca Cola di Times Square, semuanya membisu dalam kegelapan, sebagai lambang-lambang harapan untuk suatu maksud mulia yang setiap jam semakin mendesak.

Apakah Anda akan melewatkan kesempatan ini saat semua orang bahu-membahu memberikan perhatian sejank kepada Bumi. Lagipula, menyelamatkan Bumi juga bisa dilakukan dengan langkah kecil seperti ini. Kalau kita bisa kenapa tidak?

sumber: kompas.com

Ikutan Ga Pren??

MENGAPA PLAT KALIMANTAN SELATAN “DA” BUKAN “KS” ?? Maret 27, 2009

Posted by ekojuli in PRIVATE.
26 comments

Anda yang tinggal di Kalimantan pasti sudah hafal mati plat-plat Nomor Kendaraan Bermotor Kalimantan. Baiklah, anda yang belum tahu… ini Plat Nomornya:

Kalimantan Timur : KT

Kalimantan Barat : KB

Kalimantan Tengah : KH

Kalimantan Selatan : KS DA

Coba anda simak… Yang terakhir itu uniknya….

plat-da

Pertanyaannya, mengapa Plat Kendaraan Bermotor Kalimantan Selatan kok DA bukan KS ??? (Angguk-angguk sambil pegang Jenggot…)

Ada yang tau kenapa?

Asal jangan plat seperti ini:

apalagi seperti ini…

abwc0

KONVOI PEMBAWA JENAZAH DI BALIKPAPAN AROGAN Maret 25, 2009

Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN.
Tags: , , , , ,
6 comments

B

gambar dicomot di: www.yudhistira-official.blogspot.com

gambar dicomot di: yudhistira-official.blogspot.com

eberapa kali berpapasan dengan rombongan iring-iringan pengantar mobil jenazah di Balikpapan membuat saya mempunya kesan buruk terhadap budaya yang satu ini.

Terakhir beberapa hari yang lalu, sekitar jam 4 sore saya melintas jalan tembus dari Gunung Bakaran Sepinggan menuju Jl. MT Haryono Balikpapan. Saat itu saya berpapasan dengan mobil jenazah yang akan menguburkan jenazahnya di Kuburan Bukit Damai Indah. Dari jauh saya sudah melihat iring-iringan pengantar jenazah. Paling depan adalah rombongan motor. Dengan membawa bendera putih, mereka mengibar-kibarkan bendera sambir meminta kendaraan yang berada bersebrangan dengan mereka untuk berhenti.

Sebenarnya tanpa mereka suruh berhentipun pasti kendaraan dari seberang akan berhenti atau minimal memperlambat kendaraannya karena ada konvoy jenazah dari depan. Tetapi apa yang terjadi? Rombongan motor ini dengan “gagah berani” mengambil seluruh jalan sehingga kita dari seberang harus meminggirkan kendaraan sampai kadang harus keluar dari jalan. Dan kebanyakan pengendara motor ini juga tidak mengenakan helm. Di tikungan pun mereka mengambil jalur orang lain untuk menghentikan kendaraan dari depan. Yang saya khawatirkan adalah jika dari arah seberang ada mobil yang di tikungan memang tidak tahu akan ada konvoi di depannya akan menyebabkan kecelakaan yang merugikan kedua belah pihak.

Setelah konvoi lewat, saya lihat rombongan tidak cukup banyak untuk harus menghabiskan semua jalur jalan. Saya kok merasa agak berlebihan sikap yang demikian. Bahkan lebih dari rombongan pejabat yang kawal PATWAL.

Mengalami kejadian ini beberapa kali membuat saya berfikir apakah memang sudah budaya? memang selayaknya begitu? atau bagaimana?

Anda pernah mengalami hal ini? (jangan-jangan cuma saya yang mengalaminya…)

TELEVISI INDOSIAR TELAH DI BLOCK Maret 24, 2009

Posted by ekojuli in parenting.
37 comments

Aksi Keprihatinan Sinetron Indonesia

Dirumah terpasang TV Kabel yang dapat menangkap sekitar 40 channel dalam dan luarnegeri. Dari sekian banyak channel yang tertangkap di TV kami, ada beberapa yang terpaksa saya block.

indosiar1TV Nasional yang saya Block adalah INDOSIAR. Saya hanya ingin melindungi anak-anak dari tayangan tidak bermutu. Sudah entah berapa bulan saya dan keluarga tidak menonton Indosiar, sampai lupa kalau ada stasiun TV Indosiar. Alasannya, saya menilai tayangan sinetron-sinetron indosiar menurut saya tidak mendidik.

Sinetron percintaan remaja, selalu ada intriks iri, dengki, dendam, yang “mengharuskan” pemain mengeluarkan bentakan, kata-kata kasar, bahkan pukulan… apa ya memang harus begitu? Atau sinetron religi yang isinya dendam, iri, dengki? setelah itu diberantas oleh kebaikan?? Tapi liat bagaimana stasiun tv menvisualisasikan iri dengki dendam?

Di stasiun TV lain pun sebenarnya kurang lebih sama, tetapi saya secara spesifik ingin membahas cerita cerita cerita legenda di Indosiar yang merupakan kekayaan budaya nasional telah diubah sedemikian rupa sehingga menyimpang dari kisah aslinya. Dari pakaiannya saja terkesan aneh, potongan rambut, setting backgroundnya yang menurut saya “lucu”, jaman dulu tidak… jaman sekarang nggak cocok.

Saya bukan termasuk orang yang anti terhadap kreatifitas. Hanya tolong bedakan antara kreatif dan idekonyol… Kembali ke Sinetron Indosiar tadi, sebenarnya mau dibawa kemana penonton… sinetron legenda komedi? Atau Legenda Horor? atau Fiksi Animasi? atau apa?? Fiksi ilmiah??? wahhh kayanya jauh banget.

Dari dandanan dan setting latarbelakang sih cocoknya legenda komedi. … Tapi Dari Alur Ceritanya kok “serius sekali” menggarap cerita legenda… atau animasi terlalu berlebihan yang menggambarkan orang yang bisa berubah-ubah wujud sewaktu-waktu menjadi makhluk aneh… seperti cerita animasi kartun…

Coba anda simak adegan perkelahian antara “si baik” dan “si jahat”. Silakan anda hitung berapakali kata-kata kasar dan umpatan dari para pemain dalam satu episode. Apakah memang harus begitu?

Maaf, saya bukannya ingin men-jugde para penonton sinetron Indosiar dengan cap apapun. Saya juga penyuka Legenda. Dari kecil bapak saya selalu bercerita tentang berbagai legenda tanah air. Saya hanya ingin mengkritik cara membuat sinetron… Saya justru ingin “menyelamatkan” legenda indonesia. Contain cerita yang bagus tapi kalau cara menvisualisasikan dan menulis skenarionya ga bagus.. ya begini hasilnya…

Ingat ya (sambil mnegacungkan telunjuk saya..!) Indosiar dan Stasiun TV yang lain, anda sedang memasukkan contain kedalam otak-otak (bahkan alam bawah sadar) generasi penerus indonesia… apakah kita tega generasi penerus kita dicekokin dengan sinetron yang penuh kekerasan, iri, dengki, irrasionalitas???

Atau barangkali disengaja oleh skenario konpirasi yang lebih besar? (baca: konspirasi global?) semoga tidak.

ps:
buat yang masih penasaran coba buka sinopsis di situs resmi-nya indosiar, ada comment2 yang lebih mengerikan disana:

http://www.indosiar.com/sinopsis/76250/muslimah-episode-48

http://www.indosiar.com/sinopsis/74509/mahkota-dewa

http://www.indosiar.com/sinopsis/74788/putri-harimau-siliwangi

masih pensaran lagi? buka kotak aduannya KPI:

http://www.kpi.go.id/index.php?etats=pengaduan&nid=3900

http://www.kpi.go.id/index.php?etats=pengaduan&nid=327

sumonggo…

yang unik dari balikpapan Maret 21, 2009

Posted by ekojuli in SEPUTAR BALIKPAPAN, YANG TERCECER.
Tags: , , , , , , , , , , , ,
10 comments

jalan-jalan dari pantai manggar yang keren abiz, pulang-pulang bawa foto unik. ini foto salah seorang caleg yang menjagokan diri di pemilu 2009.

mengapa dari sekian ribu baliho caleg hanya satu yang saya membuat saya tertarik? yaaa karena dia berani berbeda dengan yang lain, unik, menarik…. masalah dia kepilih atau tidak, entahlah. tapi menurut saya dia telah mengiklankan dirinya dengan baik.

coba liat iklannya:

super-udin ??? aya aya wae (sambil geleng geleng)

super-udin ??? aya aya wae (sambil geleng geleng)

masih yang unik di balikpapan….

coba simak tulisan di kompleks sinarmas ini. ada yang perlu direvisi nggak ya?

welcome atau wellcome?

welcome atau wellcome?

sesuatu yang unik juga ada disini… kira-kita dimana kita berada sekarang? coba simak yang satu ini:

eropa-jawa-kalimantan?

eropa-jawa-kalimantan?

ehh ada yang ketinggalan nih baru di update:

06010500323100

salesmanship anak 5 tahun Maret 17, 2009

Posted by ekojuli in management.
Tags: , , , , , ,
3 comments

menjual = kegiatan pembicaraan sehari-hari

rifqi (5 tahun), anak saya, minta diajak untuk ke rumah om-nya. dia memang akrab dan deket sama om rafif-nya. hampir beberapa hari minggu terakhir rifqi minta diajak ke rumah om-nya.
dan minggu pagi itu dia merengek minta diajak ke sana lagi. saya juga tahu dia kesana untuk main play station (ps). saya memang tidak berniat membelikan dia PS dengan alasan, menurut saya mainan itu membuat ketagihan, cenderung antisosial, gangguan mata,dan seabreg alasan lain. dan saya sudah memberikan pengertian mengapa saya tidak membelikannya PS.
karena merasa nggak enak setiap minggu harus “ngrepotin” om-nya karena kedatangan rifqi terus, hari itu saya tidak berniat mengantar rifqi kesana.
nahhh mulai dari sini sebenarnya saya mau cerita. Dengan sekuat tenaga rifqi “mempertahankan diri” supaya tetap bisa main kesana.
mulai dari mengatakan alasannya karena ini hari minggu, bete di rumah, kangen sama om nya, sampai yang lebih ekstrim… merengek, menangis, meronta-ronta, selanjutnya bargaining waktu, cuma sampai sore saja… dan seterusnya…
akhirnya closing juga dia. saya menyerah, kita sepakat, nanti sore saya antar dia ke sampai ke tempat omnya habis maghrib saya akan jemput dia.
kalau saja semua sales, se-struggle rifqi kemungkinan besar mereka akan closing lebih banyak.

Bangsa Ini Ada Baiknya Belajar dari Purworejo Maret 16, 2009

Posted by ekojuli in management, PRIVATE.
1 comment so far

purworejo

purworejo

Dlisen Kulon adalah salah satu dari 49 desa di kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Meski saya bukan warga desa tersebut, paling tidak sudah lima kali saya mampir ke desa yang lumayan unik itu. Saya cari di wikipedia, belum ada data tentang desa ini, baik itu jumlah penduduk, luas wilayah, dan informasi lainnya. Hanya saja, berdasarakan obrolan saya dengan salah satu warga desa ini, penduduk desa ini tidak lebih dari 300 orang atau hanya sekitar 70 KK. Tetapi di balik desa mungil ini banyak hal yang menarik untuk kita simak.

Dari pengamatan langsung saya ditambah informasi yang saya gali dari salah satu warganya, desa ini tergolong desa yang cukup aman, makmur, dan sejahtera. Wilayahnya sebagian besar sawah yang sangat produktif. Dalam satuh tahun sawah di sana bisa panen 3 kali. Dua kali panen padi, satu kali panen kedele. Air yang berlimpah, membuat warga desa ini tidak pernah ada waktu untuk bermalas-malasan. Penduduknya sebagian besar bertani.

Ada satu hal yang mungkin saja tidak ditemuai di desa lain. Sawah di desa ini tidak dijual untuk orang yang bukan warga desa tersebut. “Sebisa mungkin dibeli oleh warga Desa Dlisen Kulon,” kata Parino, salah satu warga desanya.

Jadi, jika ada warga desa yang mau menjual sawah, disarankan untuk dibeli oleh warga desanya. Keunikan lainnya adalah setiap orang yang memiliki sawah di desa ini wajib menghibahkan 10 persen luas sawah dari luas sawah yang dimiliki. Sawah ini diolah dan dipetik hasilnya oleh orang yang tidak punya sawah tersebut. Mereka juga tidak berhak menjual sawah olahan tersebut. Orang-orang ini, yakni orang yang tidak punya sawah itu, setiap malam diberi tugas untuk ronda menjaga keamaan desa secara bergantian. Hasilnya, tidak pernah ada pencurian di desa Dlisen Kulon. Jalan-jalan di desa ini sudah dipasang pavling blok, rapi dan tidak ada sampah berceceran di jalanan.

Hikmah yang bisa dipetik dari pola hidup di desa ini adalah bahwa keadilan betul-betul terasa. Yang merasa kaya tidak jumawa, yang miskin tidak meratapi kemiskinannya, tetapi ia berjuang keras untuk bisa duduk dengan sejajar dengan yang kaya. Jadi, ada 10 persen dari penghasilan desa ini dibagikan secara gratis kepada mereka yang tidak mampu. Atau, jika manajemen desa ini diterapkan pada manajemen penguasa NKRI, maka tidak ada orang kelaparan di bumi nusantara. Sepuluh persen dari APBN untuk orang miksin. Mereka bisa dipekerjakan sebagai petugas kebersihan, petugas sampah, tukang parkir, dll.

Bayangkan kalau ini bisa dicontoh oleh desa-desa lain di seluruh dunia, saya yakin perdamaian akan segera terwujud.

sumber: http://bloggerpurworejo.com/