jump to navigation

[KASUS MENCONTEK MASSAL : JUJUR ANCUR] Prihatin, (lagi2) Sang Peniup Peluit itupun di Caci Maki Juni 12, 2011

Posted by ekojuli in HOT NEWS, UMUM.
Tags: , , , , , , , ,
11 comments

PRIHATIN…. Itu yg perasaan saya pertama kali melihat berita di tipi, tentang seorang wali murid yang di hujat massa bahkan terpaksa pindah dari tempat tinggalnya karena membongkar contek massal di SD Gadel 2 di seputar Surabaya.

Klu saya liat, Sebenarnya ada dua masalah dalam hal ini…

MASALAH PERTAMA : MENCONTEK MASSAL

gambar dari rebublika.com


Kok bisa Sekolah membiarkan bahkan menyuruh murid nya (anak didik) untuk mencontek…!!! Hal yang mustahil terjadi waktu jaman saya sekolah dulu. Bahkan dulu ada seorang murid yg tidak lulus gara2 ketahuan mencontek.

coba saya quote dari kompas.com beritanya:

SURABAYA, KOMPAS.Com – Pihak Sekolah Dasar Negeri Gadel II Surabaya memilih tutup mulut, saat ditanya wartawan tentang praktik menyontek massal di sekolah itu saat pelaksanaan ujian nasional (UN) Mei lalu.

‘Semua sudah diambil alih Wali Kota Surabaya. Slakan tanya kepada beliau,’ kata Kepala SDN Gadel II Surabaya, Sukatman, usai menemui anggota komisi D DPRD Kota Surabaya di sekolahnya, Senin (6/6/2011).

Jawaban yang sama juga disampaikan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Kecamatan Tandes, Dakah Wahyudi. Menurut dia, pihak UPTD hanya bertugas melakukan pengawasan kelancaran belajar mengajar di sekolah.

‘Kami sudah pasrah sepenuhnya kepada wali kota soal itu,’ katanya.

Dalam sidak tersebut, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Masduki Toha, sempat memberikan imbauan kepada murid-murid SDN Gadel II untuk tetap tenang, menanggapi pemberitaan di media selama ini yang menyudutkan sekolah mereka, karena dituding melakukan praktik menyontek massal. Atas peristiwa ini, pihaknya berjanji akan mengevaluasi sistem pendidikan yang ada di Surabaya.

“Kami akan carikan solusi yang terbaik untuk masalah ini, dan yang penting tidak ada pihak yang dikorbankan, khususnya anak didik,’ kata politisi PKB ini.

Selanjutnya Masduki Toha menyebutkan, DPRD bersama inspektorat dan tim independen yang dibentuk Pemkot Surabaya, akan mengkaji hasil penelitian di lapangan untuk membuat rekomendasi terbaik atas peristiwa ini.

SDN Gadel II di Kelurahan Gadel, Kecamatan Tandes, dilaporkan oleh salah seorang wali murid kepada Dinas Pendidikan Kota Surabaya, karena dicurigai melakukan praktik menyontek massal dengan memanfaatkan putranya untuk menyontek.
http://regional.kompas.com/read/2011…nyontek.Massal

MASALAH KEDUA : SANG PEMBONGKAR KEBOBROKAN PUN DI HUJAT BAHKAN DI KUCILKAN

Saya rasa masyarakat kita saat ini sedang sakit. Barangkali kalau ada tetangga kita memberitahu kita bahwa melihat anak balita kita sedang merokok, kita malah dipukuli sssttttt coba diem2 ajah…

Ini benar2 terjadi, ketika (saya nonton berita) seorang wali murid melaporkan. Melaporkan ke kepala sekolah, tidak ada tindakan. Melaporkan ke komite sekolah, juga tidak ada tindakan. Akhirnya melaporkan ke Diknas dan media massa. Entah, mana yg lebih manjur diantara kedua terakhir, yg pasti berita ini kemudian terblow up.

Niat jujur keluarga Ny Siami, malah membuahkan petaka. Dia dihujat massa dianggap sebagai pahlawan kesiaangan, mencemarkan nama baik sekolah, dan masyarakat… ehhhhhmmm…. prihatin…!!!
YANG TERCEMAR PUN TIDAK MAU DIBILANG TERCEMAR…
LEBIH PARAH LAGI MENUDUH YANG TIDAK TERCEMAR SEBAGAI PENCEMAR…
hmmmmm Perihatinnn….

bener2 sedang sakit kita semua ini…

anda yang mungkin tidak mengikuti beritanya coba saya quote dari surya online.com

SURABAYA | SURYA – Ny Siami tak pernah membayangkan niat tulus mengajarkan kejujuran kepada anaknya malah menuai petaka. Warga Jl Gadel Sari Barat, Kecamatan Tandes, Surabaya itu diusir ratusan warga setelah ia melaporkan guru SDN Gadel 2 yang memaksa anaknya, Al, memberikan contekan kepada teman-temannya saat Unas pada 10-12 Mei 2011 lalu. Bertindak jujur malah ajur!

Teriakan “Usir, usir…tak punya hati nurani” terus menggema di Balai RW 02 Kelurahan Gadel, Kecamatan Tandes, Surabaya, Kamis (9/6) siang. Ratusan orang menuntut Ny Siami meninggalkan kampung. Sementara wanita berkerudung biru di depan kerumunan warga itu hanya bisa menangis pilu. Suara permintaan maaf Siami yang diucapkan dengan bantuan pengeras suara nyaris tak terdengar di tengah gemuruh suara massa yang melontarkan hujatan dan caci maki.

Keluarga Siami dituding telah mencemarkan nama baik sekolah dan kampung. Setidaknya empat kali, warga menggelar aksi unjuk rasa, menghujat tindakan Siami. Puncaknya terjadi pada Kamis siang kemarin. Lebih dari 100 warga Kampung Gadel Sari dan wali murid SDN Gadel 2 meminta keluarga penjahit itu enyah dari kampungnya.

Padahal, agenda pertemuan tersebut sebenarnya mediasi antara warga dan wali murid dengan Siami. Namun, rembukan yang difasilitasi Muspika (Musyarah Pimpinan Kecamatan Tandes) itu malah berbuah pengusiran. Mediasi itu sendiri digelar untuk menuruti tuntutan warga agar keluarga Siami minta maaf di hadapan warga dan wali murid.

Siami dituding sok pahlawan setelah melaporkan wali kelas anaknya, yang diduga merancang kerjasama contek-mencontek dengan menggunakan anaknya sebagai sumber contekan.

Sebelumnya, Siami mengatakan, dirinya baru mengetahui kasus itu pada 16 Mei lalu atau empat hari setelah Unas selesai. Itu pun karena diberi tahu wali murid lainnya, yang mendapat informasi dari anak-anak mereka bahwa Al, anaknya, diplot memberikan contekan. Al sendiri sebelumnya tidak pernah menceritakan ‘taktik kotor’ itu. Namun, akhirnya sambil menangis, Al, mengaku. Ia bercerita sejak tiga bulan sebelum Unas sudah dipaksa gurunya agar mau memberi contekan kepada seluruh siswa kelas 6. Setelah Al akhirnya mau, oknum guru itu diduga menggelar simulasi tentang bagaimana caranya memberikan contekan.

Siami kemudian menemui kepala sekolah. Dalam pertemuan itu, kepala sekolah hanya menyampaikan permohonan maaf. Ini tidak memuaskan Siami. Dia penasaran, apakah skenario contek-mencontek itu memang didesain pihak sekolah, atau hanya dilakukan secara pribadi oleh guru kelas VI.

Setelah itu, dia mengadu pada Komite Sekolah, namun tidak mendapat respons memuaskan, sehingga akhirnya dia melaporkan masalah ini ke Dinas Pendidikan serta berbicara kepada media, sehingga kasus itu menjadi perhatian publik.

Dan perkembangan selanjutnya, warga dan wali murid malah menyalahkan Siami dan puncaknya adalah aksi pengusiran terhadap Siami pada Kamis kemarin. Situasi panas sebenarnya sudah terasa sehari menjelang pertemuan. Hari Rabu (8/6), warga sudah lebih dulu menggeruduk rumah Siami di Jl Gadel Sari Barat.

Demo itu mendesak Ny Siami meminta maaf secara terbuka. Namun, Siami berjanji menyampaikannya, Kamis.

Pertemuan juga dihadiri Ketua Tim Independen, Prof Daniel M Rosyid, Ketua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dindik Tandes, Dakah Wahyudi, Komite Sekolah, dan sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya. Satu jam menjelang mediasi, sudah banyak massa terkonsentrasi di beberapa gang.

Pukul 09.00 WIB, tampak Ny Siami ditemani kakak dan suaminya, Widodo dan Saki Edi Purnomo mendatangi Balai RW. Mereka berjalan kaki karena jarak rumah dengan balai pertemuan ini sekitar 100 meter. Massa yang sudah menyemut di sekitar balai RW langsung menghujat keluarga Siami.

Mereka langsung mengepung keluarga ini. Beberapa polisi yang sebelumnya memang bersiaga langsung bertindak. Mereka melindungi keluarga ini untuk menuju ruang Balai RW. Warga kian menyemut dan terus memadati balai pertemuan. Ratusan warga terus merangsek. Salah satu ibu nekat menerobos. Namun, karena yang diizinkan masuk adalah perwakilan warga, perempuan ini harus digelandang keluar oleh petugas.

Mediasi diawali dengan mendengarkan pernyataan Kepala UPT Tandes, Dakah Wahyudi. Ia menyatakan bahwa seluruh kelas VI SDN Gadel 2 tidak akan kena sanksi mengulang Unas. Ucapan Dakah sedikit membuat warga tenang. Namun, situasi kembali memanas. Apalagi Ny Siami tidak segera diberi kesempatan menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Kemudian warga diminta kembali mendengarkan paparan yang disampaikan Prof Daniel Rosyid. Ketua tim independen pencari fakta bentukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ini berusaha menyejukkan warga dengan menyebut dirinya asli Solo. Dikatakan bahwa Solo, Surabaya adalah juga Indonesia, sehingga setiap warga tidak berhak mengusir warga Indonesia.

Kemudian dia berusaha berdialog santai dengan warga. Ada salah satu warga menyeletuk. “Kalau kita dikatakan menyontek massal. Lantas, kenapa saat menyontek pengawas membiarkannya,” ucap salah satu ibu yang mendapat tepukan meriah warga lain.

Warga juga menyatakan bahwa menyontek sudah terjadi di mana-mana dan wajar dilakukan siswa agar bisa lulus. Mendengar hal ini, Daniel kemudian memperingatkan bahwa perbuatan menyontek adalah budaya buruk. Di masyarakat manapun, perbuatan curang dan tidak jujur ini tidak bisa ditoleransi.

”Menyontek adalah awal dari korupsi. Jika perbuatan curang ini sudah dianggap biasa, maka ini akan membuka perilaku yang lebih menghancurkan masyarakat. Tentu tidak ada yang mau demikian,” sindir Daniel.

Kemudian mediasi dilanjutkan dengan menghadirkan Kepala SDN Gadel 2, Sukatman. Akibat kasus contekan massal di sekolahnya, Sukatman dan dua guru kelas VI dicopot. Sukatman menyampaikan permintaan maaf kepada wali murid.

Namun wali murid menyambut dengan teriakan bahwa Sukatman tidak salah. Yang dianggap salah adalah keluarga Siami karena membesar-besarkan masalah. Warga pun kembali berteriak “usir… usir”. Namun warga mulai tenang karena Sukatman tempak menghampiri Ny Siami dan suaminya. Mantan Kasek ini langsung meraih tangan ibunda Al dan saling meminta maaf. Namun, setelah itu warga kembali riuh rendah.

Setelah Siami diberi kesempatan berbicara, keributan langsung pecah. Suara massa di luar balai RW terus membahana, menghujat keluarga Siami. Padahal saat itu, Siami sedang menyiapkan mental dengan berdiri di hadapan warga.

Meski sudah berusaha tegar, namun ibu dua anak ini mulai lemah. Dia tampak berdiri merunduk sementara kedua matanya sudah mengeluarkan air mata. “Saya minta maaf kepada semua warga…” ucap Siami yang tak sanggup lagi meneruskan kalimatnya.

Namun, sang suami terus membimbing, membuat perempuan ini kembali melanjutkan pernyataan maaf. Namun, suasana kian ricuh karena massa terus berteriak “usir”. Baik petugas polisi dan tokoh masyarakat berusaha menenangkan situasi. Baru kemudian kembali terdengar suara Siami.

Dengan tangan gemetar dan ketegaran yang dipaksakan, Siami kembali berucap, “Saya tidak menyangka permasalahan akan seperti ini. Saya hanya ingin kejujuran ada pada anak saya. Saya sebelumnya sudah berusaha menyelesaikan persoalan dengan baik-baik.”

Pernyataan tulus Siami tidak juga membuat massa tenang, sampai akhirnya polisi memutuskan untuk mengevakuasi Siami dan keluarganya. Siami diarahkan ke mobil polisi dengan pengamanan pagar betis. Namun massa tetap berusaha merangsek, ingin meraih tubuh Siami. Sejumlah warga bahkan sempat menarik-narik kerudung Siami hingga hampir terlepas. Siami akhirnya berhasil diamankan ke Mapolsek Tandes.

Baik Ny Siami dan suaminya enggan memberi komentar usai kericuhan. Namun, kakak kandung Siami, Saki, mengakui bahwa adiknya saat ini dalam tekanan yang luar biasa. “Dia tak tahan lagi dengan tekanan warga. Sampai tidak mau makan hari-hari ini. Nanti kami akan merasa tenang jika di Gresik,” kata Saki. Benjeng, Gresik adalah daerah asal Siami. Saat ini Al, anak Siami yang dipaksa memberi contekan, juga diungsikan ke Benjeng setelah rumahnya beberapa kali didemo warga.

Sementara itu, Ny Leni, perwakilan warga menyatakan bahwa pihaknya masih akan terus menuntut agar tiga guru yang dicopot tetap mengajar di SDN Gadel 2 dan menuntut Siami bertanggung jawab.

Budaya sakit

Prof Daniel M Rosyid yang juga Penasihat Dewan Pendidikan Jatim, menyesalkan tindakan warga Gadel yang berencana mengusir keluarga Siami, ibunda Al. “Tuntutan warga untuk mengusir keluarga Al tidak masuk akal. Itu tidak bisa dituruti,” katanya.

Daniel menilai tuntutan warga tersebut sudah tidak rasional. Perbuatan benar yang dilakukan ibu Al, Siami, dinilai warga justru malah salah. Tindakan menyontek rupanya sudah mengakar dan menjadi kebiasaan bahkan budaya di masyarakat. “Warga ternyata sakit,” katanya.

Lagi pula Kepala Sekolah Sukatman dan dua guru kelas VI, Fatkhur Rohman dan Prayitno, sudah legowo dan menerima keputusan sanksi yang diberikan. “Saya kira ini kalau dibiarkan masyarakat akan sakit terus. Orang jujur malah ajur, ini harus kita cegah,” papar Daniel.

Sebelumnya, hasil tim independen pimpinan Daniel Rosyid menyampaikan temuannya bahwa Al, anak Siami, memang diintimidasi guru sehingga mau memberikan contekan. Namun, tim tidak menemukan cukup bukti sehingga Unas di SDN Gadel 2 perlu diulang. Alasannya tim independen tidak menemukan hasil jawaban Unas yang sistemik sama, dan nilai Unas pun hasilnya tidak sama. Al ternyata membuat contekan yang diplesetkan. Al tidak seluruhnya memberikan jawaban yang benar. Dan kawannya pun tidak sepenuhnya percaya dengan jawaban Al. Sehingga hasil ujian tidak sama.

Selain itu tim juga mempertimbangkan Unas ulang akan memberatkan siswa dan wali murid. Sanksi yang direkomendasikan yakni sanksi administratif dari Pemkot Surabaya kepada guru yang melakukan intimidasi kepada Al.

Berdasarkan temuan tim independen ditambah pemeriksaan Inspektorat Pemkot Surabaya itulah, Wali Kota Tri Rismaharini akhirnya mencopot Kepala Sekolah SDN Gadel 2 Sukatman dan dua guru kelas VI Fatkhur Rohman dan Prayitno.

sumber: http://www.surya.co.id/2011/06/10/ny-siami-si-jujur-yang-malah-ajur

JADWAL BARU MULAI TGL 1 MARET 2010 UNTUK KERETA API PRAMBANAN EXPRESS Agustus 17, 2010

Posted by ekojuli in PRIVATE, UMUM, YANG TERCECER.
6 comments

Cari2 Jadwal Pramex gara2 mau ke jogya dari kutoarjo terlambat karena pake jadwal yang lama… sekaligus melengkapi dan merevisi  tulisan saya sebelumnya tentang jadwal pramex>>

https://ekojuli.wordpress.com/2009/01/23/kutoarjo-djogya-naik-pramex-murah-nyaman-cepat/

Ini dia dapat dari fesbuk-nya Pramex

klu mau add fesbuknya coba kik sini>>>

http://www.facebook.com/profile.php?id=1771857283

JADWAL KERETA API PRAMBANAN EXPRESS (PRAMEX SOLO-KLATEN-YOGYA-WATES-JENAR-KUTOARJO PP) , KERETA API MADIUN JAYA (SOLO-MADIUN-KERTOSONO) DAN KERETA API JOGLOSEMAR (JOGJA-SOLO-SEMARANG PP)

1. JADWAL KERETA API PRAMBANAN EXPRESS/PRAMEX (tarif Solo-Yogya atau sebaliknya :Rp 8000, Yogya-Kutoarjoatau sebaliknya Rp 8000, Solo-Kutoarjo atau sebaliknya Rp 16000)

A. JADWAL KERETA API PRAMBANAN EXPRESS/PRAMEX
(RELASI KEBARAT : SOLO-KLATEN-YOGYAKARTA-WATES-JENAR-KUTOARJO PP).

Dari Stasiun Palur
08.20 (Tujuan Yogyakarta)
17.40 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Solo Jebres Solo (Surakarta)
08.30 (Tujuan Yogyakarta)
10.25 (Tujuan Yogyakarta)
11.30 (Tujuan Yogyakarta)
12.25 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
15.05 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.05 (Tujuan Yogyakarta)
17.45 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Besar SoloBalapan Solo (Surakarta)
05.35 (Tujuan-Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
06.50 (Tujuan Yogyakarta)
08.45 (Tujuan Yogyakarta)
10.35 (Tujuan Yogyakarta)
11.45 (Tujuan Yogyakarta)
12.35 (Tujuan Yogyakarta-Kutoarjo)
15.09 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.15 (Tujuan Yogyakarta)
17.50 (Tujuan Yogyakarta)
18.50 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Purwosari Solo (Surakarta)
05.42 (Tujuan-Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
06.57 (Tujuan Yogyakarta)
08.52 (Tujuan Yogyakarta)
10.42 (Tujuan Yogyakarta)
11.53 (tujuan Yogyakarta)
12.42 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
15.22 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.22 (tujuan Yogyakarta)
18.13 (Tujuan Yogyakarta)
19.00 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Klaten Ke arah barat : Yogyakarta-Wates-Kutoarjo
06.07 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
07.22 (Tujuan Yogyakarta)
09.17 (tujuan Yogyakarta)
11.07 (Tujuan Yogyakarta)
12.19 (Tujuan Yogyakarta)
13.07 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
15.47 (tujuan Yogyakarta)
16.47 (Tujuan Yogyakarta)
18.39 (Tujuan Yogyakarta)
19.25 (Tujuan Yogyakarta)

Dari Stasiun Maguwo (Bandara Adi Sucipto Yogyakarta) . kearah barat: Yogyakarta-Wates-Kutoarjo
06.20 (tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
07.42 (Tujuan Yogyakarta)
09.33 (tujuan Yogyakarta)
11.27 (Tujuan Yogyakarta)
12.39 (Tujuan Yogyakarta)
13.27 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.07 (tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
17.07 (tujuan Yogyakarta)
18.59 (Tujuan Yogyakarta)
19.44 (tujuan Yogyakarta)

Dari stasiun Lempuyangan Yogyakarta Kearah barat: Wates-Jenar-Kutoarjo
06.36 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
13.36 Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.16 Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)

Dari Stasiun Yogyakarta (Tugu Yogyakarta) kearah barat : Wates-Jenar-Kutoarjo
04.20 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
06.45 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
13.45 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
16.25 (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)

Dari Stasiun Wates kearah barat : Jenar-Kutoarjo.
04.47 (Tujuan Jenar-Kutoarjo)
07.12 (Tujuan Jenar-Kutoarjo)
14.12 (Tujuan Jenar-Kutoarjo)
16.17 (Tujuan Jenar-Kutoarjo)

dari Stasiun Jenar :Tujuan kearah barat : Kutoarjo
05.07 (Tujuan Kutoarjo)
07.32(Tujuan Kutoarjo)
14.32(Tujuan Kutoarjo)
17.12 (Tujuan Kutoarjo)

B. JADWAL KERETA API PRAMBANAN EXPRESS/PRAMEX
(RELASI KETIMUR : KUTOARJO-JENAR-WATES-YOGYAKARTA-KLATEN-SOLO).

Dari Stasiun Yogyakarta (Tugu Yogyakarta) Tujuan Kearah timur : Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya-Solo-Palur
05.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
06.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo-Palur)
08.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
09.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
10.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
13.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
14.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
16.15 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo-Palur)
17.35 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)
18.45 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo–Klaten-Solo)

Dari Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Tujuan Kearah Timur: Bandara Adi Sucipto Yogya-Solo-Palur
05.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
06.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo-Palur)
08.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
09.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
10.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
13.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
14.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
16.21 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo-Palur)
17.41 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)
19.11 (Tujuan Bandara Adi Sucipto Yogya/Maguwo-Klaten-Solo)

Dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta/Stasiun Terpadu Bandara (Stasiun Maguwo Yogyakarta) Relasi/tujuan kearah timur : Klaten-Solo-Palur
05.50 (Tujuan Klaten-Solo)
06.50 (tujuan Klaten-Solo-Palur)
08.50 (Tujuan Klaten-Solo)
09.50 (Tujuan Klaten-Solo)
10.50 (Tujuan Klaten-Solo)
13.50 (Tujuan Klaten-Solo)
14.50 (Tujuan Klaten-Solo)
16.30 (Tujuan Klaten-Solo)
17.50 (Tujuan Klaten-Solo)
19.11 (Tujuan Klaten-Solo)

Dari Stasiun Klaten untuk tujuan kearah timur; Solo-Palur
06.10 (Tujuan Solo)
07.10 (Tujuan Solo-Palur)
09.10 (Tujuan Solo)
10.10 (Tujuan Solo)
11.10 (Tujuan Solo)
14.10 (Tujuan Solo)
15.10 (Tujuan Solo)
16.50 (Tujuan Solo-Palur)
18.11 (Tujuan Solo)
19.40 (Tujuan Solo)

Dari Stasiun Kutoarjo
05.34 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
08.30 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
15.10 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Solo-Palur)
18.00 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya-Solo-Palur)

Dari Stasiun Jenar
05.48 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
08.44 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo)
15.24 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
18.13 (Tujuan Wates-Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo)

Dari Stasiun Wates : Tujuan kearah timur :BANDARA Adi suciptoYogyakarta/MAGUWO-Solo-Palur
06.24 (Tujuan Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
09.34 (Tujuan Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo)
15.30 (Tujuan Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo-Palur)
18.15 (Tujuan Yogyakarta-Bandara Adi Sucipto Yogya/MAGUWO-Klaten-Solo)

NB:
untuk akhir pekan atau weekend dijalankan kereta api Pramex tambahan atau Pramex WEEKEND/PARIWISATA atau Pramex Extra. Kereta Api Pramex

tambahan dijalankan tiap hari jumat, Sabtu dan minggu, UNTUK PRAMEX WEEKEND/PARIWISATA BISA DIJALANKAN PADA HARI SELAIN

HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU BILA MENDESAK DIPERLUKAN.
BERIKUT INI ADALAH JADWAL PRAMEX WEEKEND ATAU PRAMEX PARIWISATA YANG BERJALAN SETIAP HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU SERTA PADA WAKTU TERTENTU (BILA MENDESAK DIJALANKAN)
dari stasiun Solobalapan Solo
07.25 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
13.35 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari Stasiun Purwosari Solo
07.32 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
13.42 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari Stasiun Klaten (arah Kebarat: tujuan Yogya-Wates-Jenar-Kutoarjo)
07.57 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
14.07 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari stasiun Klaten (kearah timur: tujuan Solo)
12.14 (tujuan Solo)
18.54 (tujuan Solo)

dari stasiun Brambanan/Prambanan (arah Kebarat : tujuanYogya-Wates-Jenar-Kutoarjo)
08.11 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo) HANYA BEROPERASI HARI JUMAT-SABTU DAN MINGGU
14-21 (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo) HANYA BEROPERASI HARI JUMAT-SABTU DAN MINGGU

dari Stasiun Brambanan/Prambanan (arah ketimur: Tujuan Solo)
12.00 (tujuan Solo)
18.40 (tujuan Solo)

dari stasiun Maguwo/Bandara Adisucipto Yogyakarta (arah Kebarat;Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
08.21 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)
14.31 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Yogyakarta-Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari stasiun Lempuyangan Yogyakarta (kearah barat: Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
08.28 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
14.40 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari Stasiun Lempuyangan (kearah timur: Klaten-Solo)
11.41 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Maguwo-Klaten-Solo)
18.21 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Maguwo-Klaten-Solo)

dari stasiun Yogyakarta/Tugu (kearah barat: Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
08.35 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)
14.47 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Wates-Jenar-Kutoarjo)

dari stasiun Yogyakarta/Tugu (kearah timur: Tujuan Klaten-Solo)
11.35 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Maguwo-Klaten-Solo)
18.15 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Maguwo-Klaten-Solo)

dari Stasiun Wates (kearah barat: Jenar-Kutoarjo)
09.04 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Jenar-Kutoarjo)
15.14 PRAMEX WEEKEND BEROPERASI PADA HARI JUMAT, SABTU DAN MINGGU (Tujuan Jenar-Kutoarjo)

dari stasiun Wates (Kearah timur: Yogyakarta-Klaten-Solo)
11.02 (tujuan Yogyakarta-Klaten-Solo)
17.42 (tujuan Yogyakarta-Klaten-Solo)

dari Stasiun Jenar (kearah barat: Kutoarjo)
09.22 (tujuan Kutoarjo)
15.34 (tujuan Kutoarjo)

dari stasiun Jenar (Kearah Timur: Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
10.44 (tujuan Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
17.24 (tujuan Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)

dari Stasiun Kutoarjo (Tujuan: Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
10.30 (tujuan Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
17.10 (tujuan Wates-Yogyakarta-Klaten-Solo)
INFO SELENGKAPNYA HUB: STASIUN YOGYAKARTA TUGU (0274)589685, STASIUN SOLOBALAPAN SOLO (0271)714039
ATAU BACA JADWAL KERETA API PRAMEX DI PAPAN PENGUMUMAN/BOARD DEPARTURE DI STASIUN YANG MELAYANI

PEMBERANGKATAN KERETA API PRAMEX

2 JADWAL KEBERANGKATAN UNTUK KERETA API MADIUN JAYA RELASI MADIUN-SOLO-MADIUN-KERTOSONO-MADIUN
dari Stasiun Madiun untuk tujuan Stasiun Solobalapan Solo berangkat pada pukul 05.30
dari stasiun SoloBalapan Solo untuk tujuan Stasiun Madiun-stasiun Kertosono berangkat pada pukul 08.15

3. JADWAL KEBERANGKATAN KERETA API JOGLOSEMAR RELASI SEMARANG-SOLO-YOGYAKARTA PP
(JADWAL MASIH DALAM TAHAP PENYEMPURNAAN)
Berangkat dari St Poncol semarang pada pukul : 05.00
————– dari Stasiun Tawang Semarang pada pukul : 05.07
Dari Stasiun SoloBalapan untuk tujuan Yogyakarta ; 07.10
Dari Stasiun Yogyakarta untuk tujuan Solo-semarang : 08.50 (08.55 dari Stasiun Lempuyangan)
Dari Stasiun Yogyakarta untuk tujuan Solo-semarang : 16.40 (16.55 dari stasiun Lempuyangan)
Dari stasiun Solobalapan Solo untuk tujuan Semarang : 09.50
Dari stasiun Solobalapan Solo untuk tujuan Semarang : 17.45

[MENGELUHLAH] Silakan mengeluh di kolom koment dibawah tulisan ini Agustus 10, 2010

Posted by ekojuli in PRIVATE, UMUM.
9 comments

JIKA ANDA INGIN MENGELUH GAJI ANDA YANG KURANG…
SILAKAN…
SETELAH LIAT PIC INI>>>

JIKA ANDA INGIN MENGELUH TENTANG PEKERJAAN ANDA

SILAKAN…

SETELAH MELIHAT INI>>>

JIKA ANDA SEDANG TIDAK BAHAGIA..

SAYA SEDIAKAN TEMPAT, MENGELUHLAH DISINI….

SAYA SARANKAN SEBELUM MENGELUH SILAKAN ANDA  BANDINGKAN KETIDAKBAHAGIAAN ANDA DENGAN INI>>>

ATAU….

MERASA CAPEK BELAJAR… BOSAN BELAJAR…

CEK DULU YANG INI>>>

SEKARANG MENGELUHKAN TENTANG SARANA TRANPORTASI…?

LUBANG DIJALAN MENGANGGU MOBIL ANDA

ATAU MOTOR ANDA  TIDAK LAGI KELUARAN TERBARU??

MENGELUHLAH… DISINI….!!!

SILAKAN CEK DULU YANG INI YA>>>

MASIH INGIN MENGELUH TERHADAP KERASNYA DUNIA???

Indonesia (Sudah) Merdeka…… (?) Agustus 19, 2009

Posted by ekojuli in HOT NEWS, UMUM.
Tags: , , , , , , , ,
4 comments

Merdeka……….!!!!
Apakah Indonesia sudah benar-benar Merdeka????

Bahkan pusaka asli indonesia pun dicuri negara tetangga… Malaysia…

Jangan sampai… nanti… suatu saat orang bule melihat empu sedang membuat keris di kraton jogya bertanya kepada guide nya:
Kok seperti Pusaka-nya Malaysia????
Waduhhhhhhhhh….. Siapa yang punya sih keris itu???

Lihat nih…. Siapa yang mematenkan Keris???
.

keris diklaim malaysia

keris diklaim malaysia

Lihat Ini lagi???

keris di malaysia

keris di malaysia

Lihat ini lagi….

keris di pameran malaysia

keris di pameran malaysia

Lihat lagi nihhhhhhhhh… [sedih mode on]

keris ala malaysia

keris ala malaysia

.

lagiiiiiiiiiii
.

keris dicuri malaysia

keris dicuri malaysia

turut bela sungkawa atas dipatenkannya keris oleh negara tetangga…

ayooooooooooooo Rebut Kemerdekaan… (lagi)…!!!

BACA JUGA:
SELAMAT DATANG DI KELURAHAN MALAYSIA

Lacak Lokasi dengan mengetahui IP address… Juli 17, 2009

Posted by ekojuli in UMUM, YANG TERCECER.
Tags: , ,
13 comments

Klu kita tau IP addres, kita akan tau lokasi pengguna internet….

Caranya???

Tinggal Klik ke sini

atau ini urlnya

http://www.geobytes.com/IpLocator.htm?

trz… masukkan deh IP addres orang yang ingin kita ketahui lokasinya…

MENCICIPI BIINDIT.COM Juli 5, 2009

Posted by ekojuli in business wisdom, UMUM, YANG TERCECER.
Tags: , , , , , , , ,
12 comments

Setelah sekian lama nge-blog pengennya sih bisa masuk Google Adsense… malah nggak kesampaian sampe sekarang. Keasyikan ngeblog, entah keasyikan nulis atau keasyikan liat grafik naik turun pengunjung… trz nyoba2 posting Hot Issues… wes pokok’e seru…. Namanya juga lagi blajar ngeblog, mas…
Lanjut…..
Suatu hari… (kaya dongeng…) Hari ini, barusan tadi pas mau masuk wordpress dari google.. liat iklan di samping… ya biindit.com ini…. setelah masuk malah penasaran… langsung googling, ada beberapa bloger yang udah mengulas…

Katanya sih Biindit.com baru lounching awal juni lalu… weh masih anget2nya nih…. Trs katanya lagi penampilan iklannya lebih menarik… Trz lagi… pendaftarannya gratis… bahkan blog yang baru kemarin sore dibikin juga bisa jadi publisher….

Berhubung saya belum pernah jadi publisher (maklum blogger nubie nihh…) jadi ga bisa mereview ttg CPC atao CPM…. Ayoo ikuti trz…. kapan-kapan kita tulis lagi klu ada perkembangan lagi… ya…??!!

Maw daftar juga… klik sini ya…

ato maw liat2 dulu….. buka aja:
http://www.biindit.com/

yukkk mariiiiiiiiiii…

Lagi lagi Pesawat TNI Jatuh… Juni 13, 2009

Posted by ekojuli in PRIVATE, UMUM, YANG TERCECER.
Tags: , , , , , , ,
6 comments

Perihatin….. entahlah harus berapa kali kata itu saya tulis di blog ini…. Rasa baru beberapa hari yang lalu saya nulis tentang pesawat TNI yang jatuh… ehhh awal Juni (8/06/2009) udah jatuh lagi….

Heli TNI Jatuh Senin, 8 Juni 2009 | 20:51 WIB CIANJUR, KOMPAS.com – Lima korban helikopter TNI AD jenis Bolkow BO105 bernomor HS7112 yang jatuh di Kampung Cibuni, Rawa Beber, Pagelaran, Cianjur, Senin (8/6) petang, dievakuasi. Dua penumpang yang tewas adalah Kolonel Ricky Samuel dan Kapten Agung. Sementara korban selamat dan menderita luka-luka adalah Lettu Hadi (pilot), Lettu Sasongko (co pilot) dan Letda Agus. Juru bicara TNI Angkatan Darat (AD) Brigjen TNI Christian Zebua mengatakan korban yang selamat akan dibawa ke rumah sakit terdekat dan yang meninggal dunia akan dibawa ke Jakarta. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penelitian sementara, kecelakaan terjadi disebabkan cuaca buruk berupa hujan lebat disertai angin cukup kencang. Helikopter yang membawa lima orang anggota Komandan Pasukan Khusus TNI AD (Kopassus) itu tengah menjalani misi dukungan latihan dari Pusat Pendidikan Batujajar menuju Cianjur. Christian mengatakan, kondisi helikopter naas itu rusak berat dan hingga kini dalam proses evakuasi. “Evakuasi korban dulu yang penting,” katanya. Helikopter NBO-105CB diproduksi oleh IPTN atas lisensi Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB), Jerman. Selain digunakan untuk mendukung operasi tempur, heli ini juga kerap digunakan untuk evakuasi medis di medan perang. sumber: kompas

Saya memang males posting… karena udah terlalu sering begitu. Belum satu minggu eh lagi-lagi heli jatuh (12/06) di Lanud Atang Sanjaya. Sekarang saya posting krn saya merasa kok ya terlalunyaa…. “tiap minggu” pesawat jatuh…

Heli Jatuh Diikuti Dentuman Jum’at, 12 Juni 2009 | 17:28 WIB TEMPO Interaktif, Bogor: Suara dentuman keras terdengar ketika Helikopter Puma 3306 jatuh di Lapangan Udara Atang Sendjaja, Bogor. Menurut keterangan saksi di lokasi, sempat terdengar suara dentuman ketika pesawat jatuh. “Sempat terdengar dentuman,” Surahman, salah seorang warga sekitar, Bogor (13/11). Hingga saat ini enam unit mobil pemadam kebakaran masih berada di lokasi jatuhnya helikopter Puma 3306. Bangkai helikopter buatan tahun 1977 itu ditutupi terpal warna coklat. Di lokasi kejadian dipenuhi oleh pasukan TNI Angkatan Udara. Di rumah sakit TNI AU Atang Sendjaja juga disterilkan dari pengunjung umum. sumber: tempointeraktif

Sampe-sampe ada ungkapan… Nggak usah dipake buat Perang… Dilihatin aja Pesawat TNi ntar Jatuh Sendiri…. Joke sederhana yang cukup mengena saya kira… Saya ngga nulis banyak…. Sekedar Update Tulisan saya sebelumnya: JUARA KECELAKAAN PESAWAT

SIMPANG SIUR DUGAAN SUAP OMNI UNTUK KEJAKSAAN Juni 12, 2009

Posted by ekojuli in PRIVATE, UMUM, YANG TERCECER.
Tags: , , , , , , ,
4 comments

Mengikuti berita Kasus Prita memang tidak ada habisnya….

Mulai dari, dipenjara karena curhat,

trz… Bagaimana Klu OMNI Menang di Pengadilan...???

trz… OMNI menuntut Pasien yang sudah Meninggal,

trz… Ada juga Surat Pembaca Lain untuk RS OMNI

Ini Aneh karena di Pasien… Tidak Meninggal di OMNI Tapi ditagih kamar Jenazah???

Pada 4 November 2008 kira-kira pukul 16.15 saya membawa anak saya ke RS Omni, Pulomas, Jakarta Timur, untuk mendapat perawatan di ruang UGD. Menurut pihak rumah sakit, anak saya mendapat serangan jantung akut. Setelah dirawat di UGD, anak saya disarankan pindah ke ruang ICCU. Tak lama kemudian, dokter menganjurkan agar anak saya dirujuk ke RS Harapan Kita untuk mendapat pengobatan lebih lanjut karena peralatan di RS Omni tidak lengkap.

Dengan segera abang saya berangkat ke RS Harapan Kita membawa hasil pemeriksaan RS Omni sekaligus memesan kamar. Pihak RS Harapan Kita menyebutkan supaya anak saya segera dibawa. Karena pihak RS Omni tidak dapat menyediakan ambulans dengan alasan sopir tidak ada, mereka menyarankan menggunakan Ambulans 118 dengan biaya Rp 200.000. Waktu itu di RS Omni ada tiga kendaraan milik rumah sakit tersebut yang sedang parkir.

Akibat tak ada pelayanan ambulans RS Omni, anak saya terlambat dibawa ke RS Harapan Kita. Beberapa jam menunggu Ambulans 118, anak saya, Daniel Wilbert Tambunan (27), drop dan meninggal dunia di RS Harapan Kita, empat jam kemudian.

Beberapa hari setelah itu, pihak RS Omni menagih biaya perawatan. Tak saya periksa satu per satu pada saat itu. Barulah saya lihat kemudian di sana tercantum biaya kamar jenazah Rp 25.000. Aneh betul. RS Omni tidak menyediakan ambulans untuk anak saya yang membutuhkannya, tapi menagih biaya kamar jenazah yang tak pernah dipergunakan anak saya. M Edyson Tambunan Jalan Nusa Cendana Blok C No 4 Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara

[ Sumber : kompas ]

trz… OMNI dilaporkan Malpraktek sebabkan Bayi Kembar Buta

trz… (terakhir) Dugaan Suap di Lingkungan Kejaksaan…

ulas dikit yang terakhir…. berita simpang siur…

atau memang sengaja dibikin simpang siur???

atau mereka “tidak baca naskah cerita” sehingga simpang siur???

entahlah….

lha… mana ulasannya????

ini lohh….

gw kutip-kutip aja beberapa pernyataan yang dilansir media…

Berkaitan dengan periksa medis gratis ini, pada Senin 8 Juni kemarin, Kapuspenkum Kejagung Jasman Pandjaitan mengakui bahwa jasa pemeriksaan gratis dari RS Omni yang berupa bakti sosial. sumber detik

kita telusuriii komentar dari OMNI:

Sedang RS Omni International Alam Sutra, Tangerang, melalui kuasa hukumnya Risma Situmorang pada Selasa 9 Juni kemarin membantah ada pemeriksaan gratis bagi Kejari Tangerang. Yang ada hanyalah fasilitas bagi PNS yang memiliki Asuransi Kesehatan (Askes) sumber: detik

lanjuttttttttttttttttttttttttttttttt

“Indikasi suap memang ada, tapi enggak bisa dibeberkan sekarang, bukti awal adanya fasilitas yang diberikan RS. Omni ke pihak kejaksaan,” kata kuasa hukum Prita, Slamet Yuwono, saat ditemui di Gedung Kejaksaan Agung Jakarta, (8/6) sumber : kompas di post ulang M Shodiq

siapa lagi yang komentar….??

Kejaksaan mengaku tidak bekerjasama dengan RS Omni International, Tangerang karena pelayanan kesehatan gratis RS itu merupakan kerjasama antara pemerintah dengan PT Askes. Karena itu Kejagung menganggap pelayanan itu bukan gratifikasi.

…..dst..

Sebelumnya Wakil Ketua KPK M Jasin mengungkapkan, fasilitas medis gratis yang diterima pejabat instansi pemerintah bisa dikategorikan gratifikasi bila tidak ada aturan yang menaunginya.sumber: yahoo.news

Jakarta – Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Jasman Panjaitan menegaskan, jaksa tidak boleh menerima fasilitas apa pun dari luar instansi. Dia juga membantah adanya kerjasama antara RS Omni dengan Kejari Tangerang untuk program pemeriksaan kesehatan.

Hal itu disampaikan Jasman di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2009).

Jasman juga membantah telah mengatakan jaksa-jaksa di Kejari Tangerang Banten menerima pelayanan kesehatan gratis dari RS Omni International.

Komentar Komisi Kejaksaan:

Pemberian Servis Gratis RS Langgar Kode Etik

Pemberian pelayanan kesehatan gratis oleh RS Omni Internasional bagi jaksa di Kejaksaan Negeri Tangerang tidak dibenarkan. Jika digunakan, berarti melanggar kode etik karena berpotensi mempengaruhi objektivitas penanganan perkara.

“Jaksa seperti juga pegawai negeri (PNS) tidak boleh menerima fasilitas gratis dari rumah sakit swasta,” kata Ketua Komisi Kejaksaan Amir Hasan Ketaren saat dihubungi detikcom, Selasa (9/6/2009).

Dikatakan Ketaren, penggunaan fasilitas rumah sakit hanya diperbolehkan bagi rumah sakit yang telah dirujuk oleh pemerintah dengan menggunaan kartu asuransi kesehatan. Jika fasilitas gratis dari rumah sakit swasta digunakan oleh jaksa termasuk melanggar kode etik kejaksaan.

“PNS kan ada terikat dengan PP 30, melanggar kode etik kalau menggunakannya dan bisa dikenakan sanksi,” jelasnya.

ICW:

Jakarta – Pemberian pelayanan secara gratis RS Omni International kepada jaksa di Kejaksaan Negeri Tangerang tidak hanya melanggar kode etik. Fasilitas yang disebut-sebut diberikan pada 18 Mei itu juga bisa dikategorikan sebagai gratifikasi. sumber: detik

jadi???

ini lohhh pengumuman yang memperkuat bau suap di kejaksaan…

Ini di Foto oleh Suami Prita…

4165583057-kejaksaan-pelayanan-gratis-rs-omni-bukan-gratifikasi

kurang jelas???

nih di tulis lagi:

‘DIBERITAHUKAN KEPADA SELURUH PEGAWAI KEJARI TANGERANG UNTUK MENGIKUTI MEDICAL CHECK UP DAN PAPSMEAR GRATIS!!!!!!!!!! DARI PETUGAS OMNI INTERNASIONAL HOSPITAL.

HARI : SENIN, 18 MEI 2009

PUKUL : 08.00 Wib s/d selesai

TEMPAT: AULA KEJAKSAAN NEGERI TANGERANG

DEMIKIAN UNTUK MENJADI CATATAN

AN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI TANGERANG

+
kemana arah kasus ini…. Kita ikuti teruz… (bersambung kapan-kapan…)

+
+

OMNI BUKAN RUMAH SAKIT INTERNASIONAL Juni 6, 2009

Posted by ekojuli in PRIVATE, UMUM, YANG TERCECER.
Tags: , , , ,
4 comments

Ternyata teman-teman…..

Judulnya itu bener….Ibu Menkes yang bilang loh….

INI BERITANYA:
menkes

Menteri:
OMNI BUKAN RUMAH SAKIT INTERNASIONAL
Ditegur sejak Agustus tahun lalu.

JAKARTA – Rumah Sakit Omni International Alam Sutera, Serpong, Tangerang, bukan rumah sakit internasional. Menurut Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Omni merupakan rumah sakit swasta dalam negeri yang tidak ada kepemilikan asingnya.

“Omni itu sebenarnya bukan rumah sakit internasional, hanya namanya,” kata Siti di Jakarta kemarin. Ia telah menegur rumah sakit tersebut sejak Agustus tahun lalu supaya tidak menggunakan kata “internasional” di belakangnya.

Menurut Siti, rumah sakit internasional di Indonesia ada tujuh, yang empat di antaranya berada di Jakarta, yakni Rumah Sakit Mitra Internasional, Rumah Sakit Permata Hijau, Rumah Sakit Brawijaya, dan Rumah Sakit Internasional Bintaro. Dua rumah sakit lainnya berada di Medan dan satu lagi di Surabaya.

Menurut Fadilah, pemberian izin terhadap rumah sakit internasional tidak mudah. Selama menjabat menteri sejak 2004, ia belum pernah mengizinkan Rumah Sakit Omni mencantumkan kata “internasional”. “Izin sudah ada sebelum saya menjabat. Pemberian nama itu, menurut saya, tidak betul,” katanya.

Rumah Sakit Omni saat ini memperkarakan pasiennya, Prita Mulyasari, karena dianggap mencemarkan nama baik dengan menyampaikan keluhan melalui e-mail kepada teman-temannya. Prita kemudian ditahan karena dianggap melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Prita sudah dikalahkan di Pengadilan Tangerang dalam kasus perdata dan sidang pidananya mulai digelar Kamis lalu.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Mulya Hasmi mengatakan perbedaan antara rumah sakit internasional dan rumah sakit non-internasional terletak pada kepemilikan modal asing. Namun, dari segi pelayanan kesehatan tidak ada perbedaan. “Standar pelayanan kesehatan sama saja, setiap dokter sudah ada SOP-nya,” kata Mulya.

Sebenarnya tidak ada sanksi khusus terhadap rumah sakit biasa yang menambahkan kata “internasional”. Namun, tindakan tersebut merupakan pembohongan publik, kata Mulya. Departemen Kesehatan–yang tidak bisa mencabut izin rumah sakit karena alasan itu–hanya akan mengeluarkan surat edaran kepada rumah sakit biasa yang menambahkan kata “internasional”.

Pihak Rumah Sakit Omni belum bisa dimintai konfirmasi. Presiden Direktur Sukendro dan Manajer Pemasaran Grace tidak mengangkat telepon saat dihubungi. Pesan singkat yang dikirim juga tidak dibalas.

Kuasa hukum Rumah Sakit Omni, Risma Situmorang, menolak memberikan keterangan mengenai komentar Menteri Kesehatan perihal penamaan “internasional” itu. “Kami hanya tangani permasalahan hukum,” katanya.

sumber: Koran Tempo

[RS OMNI] Jangan Harap Bisa Meninggal dengan Tenang di OMNI. Sembuh? Juni 6, 2009

Posted by ekojuli in PRIVATE, UMUM, YANG TERCECER.
Tags: , , , ,
6 comments

Ketawa, Kasihan, Aneh, Sedih, Terharu… Apalagi?

Liat di Koran, Baca Radio, Dengerin Tipi… OMNI Medical Centre Pulo Mas Jakarta Timur, RS Internsional )* menuntut Pasien yang sudah meninggal. Pasien sebenarnya mau membayar kalau RS OMNI memberikan medical record. Keluarga Pasien merasa janggal karena tidak diberitahu sakitnya pa… trz.. resepnya ganti2 terus…. Tabung Oksigen ganti setiap hari….

Kenapa OMNI ga pernah mau memberi rekam medisnya? Entahlah…. (jangan-jangan OMNI… mmm… takut ketahuan….) Takut ketahuan apa? Ya Ga tahu… tanya aja sama OMNI kenapa ga mau memberi rekam medis. Atau…. Sebenarnya ada ga sih rekam medis di OMNI???

Ini beritanya:

RS OMNI Juga Gugat Pasien Meninggal

Jum’at, 05 Juni 2009 | 09:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Gugatan Rumah Sakit Omni International terhadap pasien tak hanya terjadi pada Prita Mulyasari. Rumah Sakit Omni Medical Center, Pulomas, Jakarta Timur, juga menggugat perdata keluarga almarhum Abdullah Anggawie, pasien rumah sakit tersebut, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sidang gugatan itu dipimpin ketua majelis hakim Reno Listowo. Sedianya, sidang kemarin untuk mendengarkan putusan majelis hakim. Reno mengatakan menunda sidang hingga Senin (15 Juni) depan. “Mohon pengertiannya, karena ada pergantian majelis hakim,” kata Reno saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Abdullah Anggawie dirawat di rumah sakit Omni selama tiga bulan sejak 3 Mei 2007. Abdullah akhirnya meninggal pada 5 Agustus 2007. Omni menggugat karena keluarga pasien, yakni Tiem F. Anggawie dan Joeseof Faisal, dan pihak penjamin, yakni PT Sinar Supra Internasional, tidak memenuhi kewajibannya membayar tagihan sebesar total Rp 552,2 juta. Pihak keluarga memiliki kewajiban yang belum dibayar sebesar Rp 427,2 juta karena Rp 125 juta sudah disetor sebagai uang muka atau uang jaminan.

Gugatan terhadap pasien tersebut dilayangkan RS Omni pada 24 November 2008. Selain menuntut pembayaran sisa tagihan, Omni menuntut pembayaran bunga 6 persen per tahun dari total tagihan.

Sri Puji Astuti, kuasa hukum tergugat, membantah tudingan bahwa kliennya tak mau membayar kekurangan biaya rumah sakit tersebut. “Kami mau bayar, tapi kok rekam medisnya nggak dikasih, bagaimana mau bayar kalau rekam medisnya nggak ada,” kata Sri Puji Astuti seusai persidangan.

Menurut Sri, selama tiga bulan dirawat, keluarga pasien tidak pernah diberi tahu soal penyakit yang diderita almarhum. Bahkan, kata Sri, dokter memberikan resep obat yang berbeda setiap hari. Kejanggalan lain, tiap hari tabung oksigen juga diganti yang baru. “Padahal biasanya satu tabung itu untuk beberapa hari,” ujarnya.

Atas gugatan ini, kuasa hukum tergugat mengajukan gugatan balik ke Rumah Sakit Omni Medical Center sebesar Rp 5 miliar. Rumah sakit dinilai melakukan perbuatan melawan hukum dengan tidak memberikan informasi medis dan mengklarifikasi tagihan.

Para tergugat menilai tagihan penggugat tak wajar. Misalnya, dalam tagihan disebutkan penggugat melakukan cuci darah atau hemodialisis setiap hari mulai 19 hingga 31 Mei 2007. Selain itu, terjadi pergantian resep dokter tiap hari mulai 4 sampai 31 Mei. Padahal satu resep obat berlaku untuk jangka waktu tiga hingga enam hari.

Pihak Rumah Sakit Omni Medical Center enggan mengomentari kasus yang mengaitkannya dengan salah seorang pasien yang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu.

“Nanti saja, Mas,” kata Risma Situmorang, kuasa hukum RS Omni Medical Center, melalui telepon kemarin. Berkali-kali Tempo mencoba menghubunginya lagi, namun tak pernah diangkat.

RS Internsional )*: MenKes: OMNI BUKAN RS Internasional